Prancis dan Jerman Desak AS Kembali ke Pendekatan Bersama Terhadap Iran

Rabu, 18 November 2020 - 15:35 WIB
loading...
Prancis dan Jerman Desak...
Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian dan Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas mendesak Amerika Serikat (AS) untuk kembali ke pendekatan bersama terhadap Iran. Foto/REUTERS
A A A
BERLIN - Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian dan Menteri Luar Negeri Jerman , Heiko Maas mendesak Amerika Serikat (AS) untuk kembali ke pendekatan bersama terhadap Iran. Mereka mengatakan, ini harus dilakukan untuk memastikan bahwa program nuklir Iran berjalan dengan damai.

"Kami juga menyerukan kepada AS untuk kembali ke pendekatan bersama terhadap Iran," kata keduanya dalam sebuah pernyataan bersama, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (18/11/2020).

"Sehingga, bersama-sama kami dapat memastikan bahwa program nuklir Iran hanya untuk tujuan damai, dan memberikan jawaban atas masalah lain yang ditimbulkan negara tersebut untuk keamanan dan kawasan kami," sambungnya. ( Baca juga: Jelang Lengser, Donald Trump Ingin Serang Situs Nuklir Utama Iran )

Sementara itu, sebelumnya mantan kepala intelijen Arab Saudi, Pangeran Turki al-Faisal, memperingatkan Washington agar tidak mengulangi kesalahan yang sama, yang dibuat di bawah Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) atau kesepakatan nuklir Iran yang diteken pada 2015 lalu.

"Presiden terpilih (Joe Biden), jangan mengulangi kesalahan dan kekurangan dari kesepakatan pertama. Kesepakatan non-komprehensif apa pun tidak akan mencapai perdamaian dan keamanan abadi di wilayah kami,” kata Pangeran Turki selama Konferensi Pembuat Kebijakan Arab-AS ke-29.

Biden adalah Wakil Presiden Barack Obama saat kesepakatan itu diteken bersama sejumlah negara yang menjadi simbol kekuatan dunia. Biden sebelumnya telah menyatakan kesediaan dan niatnya untuk masuk kembali ke JCPOA, yang mendapat kecaman keras dan ditarik dari Presiden Donald Trump.

"Perilaku regional Iran yang mengganggu di Irak, Suriah, Yaman, Lebanon dan Arab Saudi, dengan menyerang secara langsung dan tidak langsung instalasi minyak merupakan ancaman yang sama besarnya dengan program nuklirnya," ujar Pangeran Turki.

Pangeran Turki mengatakan setiap kesepakatan baru harus mencakup semua masalah yang menjadi perhatian, dan ini berarti teman dan sekutu Washington perlu menjadi bagian dari negosiasi potensial. ( Baca juga: AS Kembali ke JCPOA, Pangeran Saudi: Jangan Ulangi Kesalahan yang Sama )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Hong Kong Bongkar Sindikat...
Hong Kong Bongkar Sindikat Merchandise Piala Dunia Palsu Senilai Rp359 Miliar
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Berita Terkini
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved