Trump Marah, Sebut Penyerang Pendukungnya Sampah
Senin, 16 November 2020 - 06:15 WIB
loading...
A
A
A
Polisi mengajukan berbagai tuduhan termasuk penyerangan dan kepemilikan senjata, dengan setidaknya dua petugas terluka dan beberapa senjata api ditemukan.
Trump, yang melambaikan tangan sebentar kepada para pendukung dari iring-iringan mobilnya, men-tweet dengan marah tentang pemandangan pada Sabtu malam dan mengkritik polisi serta Wali Kota Washington DC Muriel Bowser.
“Antifa sampah lari ke bukit hari ini ketika mereka mencoba menyerang orang-orang di Pawai Trump, karena orang-orang itu melawan secara agresif. Antifa menunggu sampai malam ini, ketika 99% hilang, untuk menyerang orang-orang #MAGA yang tidak bersalah. Polisi DC, pergi—lakukan tugas Anda dan jangan menahan diri!!!," tulis Trump.
Dalam tweet lanjutannya, ia menulis; “Radikal kiri Antifa sampah dengan mudah ditolak hari ini oleh kerumunan besar D.C. MAGA Rally, hanya untuk kembali pada malam hari, setelah 99% kerumunan pergi, untuk menyerang orang tua dan keluarga. Polisi sampai di sana, tapi terlambat. Wali kota tidak melakukan tugasnya!."
Mengutip laporan Fox News, Senin (16/11/2020), beberapa serangan yang terekam dalam video terjadi ketika sekelompok kecil pendukung Trump berusaha memasuki area di sekitar alun-alun Black Lives Matter, dekat Gedung Putih, dan dihadapkan oleh beberapa ratus demonstran anti-Trump.
Trump, yang melambaikan tangan sebentar kepada para pendukung dari iring-iringan mobilnya, men-tweet dengan marah tentang pemandangan pada Sabtu malam dan mengkritik polisi serta Wali Kota Washington DC Muriel Bowser.
“Antifa sampah lari ke bukit hari ini ketika mereka mencoba menyerang orang-orang di Pawai Trump, karena orang-orang itu melawan secara agresif. Antifa menunggu sampai malam ini, ketika 99% hilang, untuk menyerang orang-orang #MAGA yang tidak bersalah. Polisi DC, pergi—lakukan tugas Anda dan jangan menahan diri!!!," tulis Trump.
Dalam tweet lanjutannya, ia menulis; “Radikal kiri Antifa sampah dengan mudah ditolak hari ini oleh kerumunan besar D.C. MAGA Rally, hanya untuk kembali pada malam hari, setelah 99% kerumunan pergi, untuk menyerang orang tua dan keluarga. Polisi sampai di sana, tapi terlambat. Wali kota tidak melakukan tugasnya!."
Mengutip laporan Fox News, Senin (16/11/2020), beberapa serangan yang terekam dalam video terjadi ketika sekelompok kecil pendukung Trump berusaha memasuki area di sekitar alun-alun Black Lives Matter, dekat Gedung Putih, dan dihadapkan oleh beberapa ratus demonstran anti-Trump.
(min)
Lihat Juga :