Eks Penasihat Trump Sebut Menlu Pompeo Delusional

Rabu, 11 November 2020 - 18:42 WIB
loading...
Eks Penasihat Trump...
Mantan Penasihat Keamanan Nasional Presiden Donald Trump, John Bolton, mencemooh Menlu Mike Pompeo. Foto/Time
A A A
WASHINGTON - Mantan Penasihat Keamanan Nasional, John Bolton, mengkritik Menteri Luar Negeri (Menlu)Mike Pompeo yang mengatakan Presiden Donald Trump memenangkan masa jabatan kedua. Hal itu tidak terlepas dari pernyataan Pompeo yang mengatakan akan ada transisi yang mulus bagi pemerintahan Trump yang kedua.

"Saya pikir itu delusi bagi Mike untuk mengatakan itu, dan saya harus mengatakan saya pikir dia menghilangkan kredibilitasnya secara internasional," kata Bolton kepada penyiar CNN Wolf Blitzer dalam menanggapi komentar Pompeo selama wawancara di televisi seperti dikutip dari Newsweek, Rabu (11/11/2020).



Bolton mengatakan menurutnya hanya ada sangat sedikit orang di pemerintahan AS yang percaya dengan tulus bahwa Trump memenangkan pemilihan presiden. Bolton kemudian bertanya-tanya apakah Pompeo membuat komentarseperti itu untuk menghindari pemecatan oleh Trump atau sebagai cara untuk mencegah kemungkinan pencalonannya sebagai presiden Republik pada tahun 2024.

Blitzer kemudian bertanya kepada Bolton tentang apakah penolakan pemerintahan Trump untuk mengakui kemenangan Biden dan memberikan pengarahan keamanan kepada presiden terpilih terkait kemungkinan masalah keamanan nasional. Bolton mengatakan dia yakin Trump dan Biden harus menerima pengarahan karena salah satu dari mereka pada akhirnya akan menjabat sebagai presiden.

Sebelumnya selama konferensi pers hari Selasa, Pompeo ditanya tentang kemungkinan transisi kekuasaan untuk pemerintahan Biden. Pompeo menjawab: "Akan ada transisi yang mulus ke pemerintahan Trump yang kedua."(Baca juga: Pompeo Janjikan Transisi Mulus ke Pemerintahan Trump Jilid 2 Meski Biden Menang )

Presiden Donald Trump hingga saat ini belum mengakui kekalahannya dari penantang Partai Demokrat Joe Biden. Trump terus bersikeras bahwa dialah pemenang pemilu dan mengajukan tuntutan hukum di beberapa negara bagian yang menuduh telah terjadi kecurangan pilpres.

Pada hari Senin, Jaksa Agung AS William Barr mengizinkan jaksa federal untuk menyelidiki klaim kecurangan pilpres yang ditudukan oleh Trump meski tidak ada bukti. Menanggapi keputusan Barr, Richard Pilger, direktur Cabang Kejahatan Pemilu Departemen Kehakiman AS yang mengawasi penyelidikan kecurangan pemilu, mengundurkan diri hanya beberapa jam kemudian.(Baca juga: Jaksa Agung AS Perintahkan Penyelidikan Kecurangan Pilpres )

Dalam pidatonya pada Senin pagi, Pemimpin Mayoritas Senat Republik Mitch McConnell berkata: "Presiden Trump memiliki hak 100 persen untuk menyelidiki tuduhan penyimpangan dan mempertimbangkan pilihan hukumnya, dan terutama, Konstitusi tidak memberikan peran dalam proses ini kepada media kaya. perusahaan. Proyeksi dan komentar pers tidak mendapatkan hak veto atas hak hukum setiap warga negara, termasuk presiden Amerika Serikat."
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Berita Terkini
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Infografis
HBL Mantiri, Eks Panglima...
HBL Mantiri, Eks Panglima Komando di Timtim yang Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved