Irak Buka Kuburan Massal 2.000 Warga Sipil yang Dibunuh ISIS
Rabu, 11 November 2020 - 08:57 WIB
loading...
A
A
A
Pada Juli lalu, dilaporkan penemuan kuburan massal berisi sisa-sisa 600 mayat di Irak utara. (Lihat Video: Terkait Status Habib Rizieq, Ini Penjelasan Polisi)
Pernyataan singkat yang dikeluarkan Direktorat Syuhada Provinsi Niniwe menyebutkan kuburan massal itu ditemukan di kawasan Al-Kesk, antara kota Mosul dan distrik Tal Afar, yang berisi sisa-sisa 600 jenazah.
Ketika otoritas Irak menguasai kota Mosul dari ISIS pada akhir 2017, mereka menemukan lusinan kuburan massal, tempat organisasi teroris itu mengubur orang-orang yang telah dieksekusi.
ISIS terus melakukan serangan di daerah tersebut meskipun pemerintah telah mendeklarasikan kemenangan atas kelompok teror tersebut.
Dalam beberapa bulan terakhir, serangan oleh tersangka militan ISIS meningkat, khususnya di wilayah antara Kirkuk, Salahuddin dan Diyala, yang dikenal sebagai "Segitiga Kematian".
Pernyataan singkat yang dikeluarkan Direktorat Syuhada Provinsi Niniwe menyebutkan kuburan massal itu ditemukan di kawasan Al-Kesk, antara kota Mosul dan distrik Tal Afar, yang berisi sisa-sisa 600 jenazah.
Ketika otoritas Irak menguasai kota Mosul dari ISIS pada akhir 2017, mereka menemukan lusinan kuburan massal, tempat organisasi teroris itu mengubur orang-orang yang telah dieksekusi.
ISIS terus melakukan serangan di daerah tersebut meskipun pemerintah telah mendeklarasikan kemenangan atas kelompok teror tersebut.
Dalam beberapa bulan terakhir, serangan oleh tersangka militan ISIS meningkat, khususnya di wilayah antara Kirkuk, Salahuddin dan Diyala, yang dikenal sebagai "Segitiga Kematian".
(sya)