Azerbaijan Tembak Jatuh Helikopter Militer Rusia, 2 Tentara Tewas

Rabu, 11 November 2020 - 00:01 WIB
loading...
A A A
Itu jauh dari pertempuran di wilayah Nagorno-Karabakh yang diperebutkan, di mana Azerbaijan telah melancarkan serangan berdarah untuk merebut kembali kantong pegunungan dari kendali de facto Armenia. Serangan itu diduga muncul dari seberang perbatasan di wilayah Nakhchivan yang dikuasai Azerbaijan. (Baca juga: Kremlin: Tak Ada Kesepakatan Penempatan Pasukan Turki di Nagorno-Karabakh )

Serangan itu akan menguji kesediaan Rusia untuk tetap berada di sela-sela konflik antara Armenia dan Azerbaijan, keduanya negara bekas Soviet yang menjalin hubungan baik dan terlibat kontrak senjata dengan Rusia. Azerbaijan didukung oleh Turki, saingan regional yang telah dibujuk dan dilawan oleh Moskow dengan mendukung pihak-pihak yang bersaing di Suriah.

Moskow mengatakan akan menghormati komitmen untuk mempertahankan Armenia di bawah perjanjian militer jika pertempuran terjadi di luar Nagorno-Karabakh, yang secara internasional diakui sebagai wilayah Azerbaijan tetapi telah dikendalikan oleh pemerintahan yang didukung Armenia sejak 1994.

Namun Moskow sebagian besar hanya diam ketika pasukan Azerbaijan bergerak melalui daerah kantong pegunungan, mengklaim telah merebut kota puncak gunung Shusha dan mendekati kota terbesar di kawasan itu, Stepanakert.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia mengecilkan kemungkinan intervensi militer, mendesak kedua belah pihak untuk mengakhiri permusuhan. Namun, Moskow tidak mendukung penyelesaian paksa krisis tersebut.

Azerbaijan pada hari Senin merilis bukti pertamanya bahwa mereka telah merebut kota Shusha (disebut Shushi dalam bahasa Armenia), termasuk video pendek yang menunjukkan pasukan Azerbaijan mengibarkan bendera di atas pemerintah kota.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved