AS Kecewa Fasilitas Militernya Dihancurkan Kamboja
Selasa, 10 November 2020 - 19:28 WIB
loading...
A
A
A
Pangkalan Ream terletak secara strategis di Teluk Thailand, memberikan akses ke Laut China Selatan yang diperebutkan dengan sengit yang juga rute pengiriman utama global. Beijing mengklaim sebagian besar laut yang kaya sumber daya itu, bersaing dengan enam negara lain.
AS mengatakan bulan lalu bahwa pihaknya khawatir penghancuran itu mungkin terkait dengan rencana untuk menampung aset dan personel militer China di pangkalan Ream.
Tetapi Tea Banh bersikeras bahwa Kamboja bertindak untuk kepentingannya sendiri dan tidak memiliki kewajiban untuk memberi tahu AS tentang rencananya.
"Kami melakukan ini sepenuhnya untuk Kamboja, bukan untuk melayani siapa pun (orang lain). Kamboja berhak meminta bantuan dari siapa pun yang ingin membantu pembangunan Kamboja," ujarnya.
The Wall Street Journal tahun lalu melaporkan tentang rancangan kesepakatan rahasia yang memungkinkan China untuk merapat kapal perang di pangkalan Ream.(Baca juga: Cairkan Hubungan, FBI Buka Kantor di Markas Pusat Kepolisian Kamboja )
AS mengatakan bulan lalu bahwa pihaknya khawatir penghancuran itu mungkin terkait dengan rencana untuk menampung aset dan personel militer China di pangkalan Ream.
Tetapi Tea Banh bersikeras bahwa Kamboja bertindak untuk kepentingannya sendiri dan tidak memiliki kewajiban untuk memberi tahu AS tentang rencananya.
"Kami melakukan ini sepenuhnya untuk Kamboja, bukan untuk melayani siapa pun (orang lain). Kamboja berhak meminta bantuan dari siapa pun yang ingin membantu pembangunan Kamboja," ujarnya.
The Wall Street Journal tahun lalu melaporkan tentang rancangan kesepakatan rahasia yang memungkinkan China untuk merapat kapal perang di pangkalan Ream.(Baca juga: Cairkan Hubungan, FBI Buka Kantor di Markas Pusat Kepolisian Kamboja )
Lihat Juga :