Arab Saudi Tuan Rumah Konferensi Internasional Bakat dan Kreativitas Pertama
Minggu, 08 November 2020 - 13:19 WIB
loading...
A
A
A
Acara tersebut, lanjutnya, berupaya untuk mengeksplorasi cakrawala baru sekaligus memanfaatkan peluang yang ada di masa depan.
Al-Mathami mengatakan konferensi tersebut berupaya untuk menjadi platform global untuk komunikasi virtual, menyatukan para ahli, pemimpin, dan pembuat kebijakan untuk mendukung dan memberdayakan para pemuda berbakat, kreatif, dan inovatif dari berbagai belahan dunia.
Para peserta akan membahas masa depan sains dan teknologi, serta cara para talent kreatif dengan menggunakan sarana modern sekaligus menyoroti peran realitas virtual dalam menghadapi krisis dan tantangan global.
Al-Mathami mengatakan konferensi itu akan membahas masa depan realitas virtual dan dampaknya terhadap perkembangan manusia.
“Ini juga membantu memperluas cakupan kerja sama internasional melalui kemitraan yang efektif dalam mengembangkan sumber daya manusia dari kaum muda yang berbakat, kreatif, dan inovatif untuk menghadapi perkembangan dan tantangan global,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan tentang beberapa inisiatif regional dan global dalam mensponsori para talent berbakat yang akan diumumkan selama konferensi.
“Ini juga akan membahas praktik global terkemuka yang digunakan dalam mengidentifikasi dan mengembangkan keterampilan pemuda berbakat. Siswa Mawhiba yang berbakat akan memoderasi diskusi panel dan sesi konferensi lainnya," ucapnya.(Baca juga: Seorang Pria Tabrakkan Mobilnya ke Gerbang Masjidil Haram Makkah )
Mawhiba dinilai sebagai lembaga pertama di dunia yang khusus berupaya menemukan, merawat dan memberdayakan bakat. Sejauh ini, lembaga ini telah berhasil menemukan dan merawat lebih dari 161.000 siswa berbakat di Arab Saudim, dan terus memperluas cakupannya ke negara lain. Lembaga ini juga telah mencatat kesuksesan, dengan meraih 384 kemenangan kualitatif dalam berbagai kompetisi ilmiah orisinil di dunia internasional.
Al-Mathami mengatakan konferensi tersebut berupaya untuk menjadi platform global untuk komunikasi virtual, menyatukan para ahli, pemimpin, dan pembuat kebijakan untuk mendukung dan memberdayakan para pemuda berbakat, kreatif, dan inovatif dari berbagai belahan dunia.
Para peserta akan membahas masa depan sains dan teknologi, serta cara para talent kreatif dengan menggunakan sarana modern sekaligus menyoroti peran realitas virtual dalam menghadapi krisis dan tantangan global.
Al-Mathami mengatakan konferensi itu akan membahas masa depan realitas virtual dan dampaknya terhadap perkembangan manusia.
“Ini juga membantu memperluas cakupan kerja sama internasional melalui kemitraan yang efektif dalam mengembangkan sumber daya manusia dari kaum muda yang berbakat, kreatif, dan inovatif untuk menghadapi perkembangan dan tantangan global,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan tentang beberapa inisiatif regional dan global dalam mensponsori para talent berbakat yang akan diumumkan selama konferensi.
“Ini juga akan membahas praktik global terkemuka yang digunakan dalam mengidentifikasi dan mengembangkan keterampilan pemuda berbakat. Siswa Mawhiba yang berbakat akan memoderasi diskusi panel dan sesi konferensi lainnya," ucapnya.(Baca juga: Seorang Pria Tabrakkan Mobilnya ke Gerbang Masjidil Haram Makkah )
Mawhiba dinilai sebagai lembaga pertama di dunia yang khusus berupaya menemukan, merawat dan memberdayakan bakat. Sejauh ini, lembaga ini telah berhasil menemukan dan merawat lebih dari 161.000 siswa berbakat di Arab Saudim, dan terus memperluas cakupannya ke negara lain. Lembaga ini juga telah mencatat kesuksesan, dengan meraih 384 kemenangan kualitatif dalam berbagai kompetisi ilmiah orisinil di dunia internasional.
(ber)
Lihat Juga :