Grup Facebook Stop the Steal Serukan 'Angkat Senjata' Jika Trump Kalah

Sabtu, 07 November 2020 - 17:14 WIB
loading...
A A A
Facebook mengatakan sedang meninjau temuan CounterAction, yang dibagikan Reuters dengan perusahaan itu, dan akan mengambil tindakan untuk menegakkan kebijakan yang mengurangi kerugian dunia nyata dan kerusuhan sipil, termasuk di Grup, menurut pernyataan yang diberikan oleh juru bicara Dani Lever.

Perusahaan menolak untuk mengatakan apakah contoh yang dibagikan oleh Reuters melanggar aturannya atau mengatakan di mana ia menarik garis dalam memutuskan apakah frase menghasut atau memfasilitasi kekerasan serius, yang, menurut kebijakannya, menjadi dasar untuk dihapus sebuah grup.

Jaksa penuntut telah mengaitkan beberapa plot milisi yang mengganggu ke Grup Facebook tahun ini, termasuk rencana serangan terhadap pengunjuk rasa Black Lives Matters di Las Vegas dan skema untuk menculik gubernur Michigan.

Untuk mengatasi kekhawatiran, Facebook mengumumkan perubahan kebijakan sejak musim panas yang bertujuan untuk mengekang "gerakan sosial militer," termasuk milisi AS, jaringan Boogaloo dan gerakan konspirasi QAnon.

Dikatakan Facebook telah menghapus 14.200 grup atas dasar perubahan kebijakan tersebut sejak Agustus.(Baca juga: USA Today Tolak Tayangkan Pernyataan Trump yang Klaim Pilpres AS Dicurangi )

Ketika tekanan pada perusahaan semakin meningkat menjelang pemilihan, Mark Zuckerberg mengatakan Facebook akan menghentikan rekomendasi untuk kelompok politik dan kelompok baru, meskipun tindakan itu tidak mencegah kelompok "Stop the Steal" untuk membengkak menjadi lebih dari 365.000 anggota dalam waktu kurang dari 24 jam.

Facebook telah mempromosikan Grup secara agresif sejak Mark Zuckerberg menjadikan mereka prioritas strategis pada tahun 2017, dengan mengatakan bahwa mereka akan mendorong lebih banyak "koneksi yang bermakna", dan tahun ini menampilkan bisnis tersebut dalam iklan Super Bowl.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
Paket Senjata Rp1.684...
Paket Senjata Rp1.684 Triliun Ditawarkan Trump ke Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved