Ini Pesan Rahasia Terakhir Nazi dalam Perang Dunia II

Sabtu, 09 Mei 2020 - 11:57 WIB
loading...
Ini Pesan Rahasia Terakhir...
Inggris merilis pesan rahasia terakhir Nazi dalam Perang Dunia II. Foto/Insider
A A A
LONDON - Inggris merilis pesan rahasia terakhir Nazi yang berhasil dipecahkan sesaat sebelum Perang Dunia II berakhir. Pesan itu dirilis dalam rangka memperingati 75 tahun kemenangan Sekutu atas Nazi di Eropa.

Markas Besar Komunikasi Pemerintah, agen intelijen Inggris, mengungkapkan pesan perpisahan dari seorang tentara Nazi yang diidentifikasi sebagai Letnan Kunkel. Pesan itu dikirim pada 7 Mei 1945, pada pukul 07:35 pagi, sebelum sistem komunikasi Nazi ditutup.

“Pasukan Inggris memasuki Cuxhaven pada pukul 14:00 tanggal 6 Mei - mulai sekarang semua lalu lintas radio akan berhenti - berharap yang terbaik untuk Anda. Lt Kunkel,” bunyi pesan tersebut.

"Ditutup selamanya - semua yang terbaik - selamat tinggal," sambung pesan itu seperti dikutip dari Washington Examiner, Sabtu (9/5/2020).

Untuk merayakan Hari Kemenangan ke-75, Ratu Elizabeth dua akan memberikan pidato di Inggris pada pukul 9 malam waktu setempat. Ini waktu yang sama dengan ayahnya berpidato kepada bangsa Inggris setelah Nazi Jerman menyerah kepada pasukan Sekutu.

"Hari ini adalah peringatan ke-75 Hari VE: hari ketika orang-orang di seluruh Persemakmuran menandai berakhirnya perang di Eropa dengan campuran kegembiraan dan refleksi tenang pada banyak pengorbanan yang telah dibuat untuk perdamaian," kata keluarga kerajaan dalam sebuah cuitan bersama dengan audio dari pidato Raja George VI.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Abaikan Trump, Israel...
Abaikan Trump, Israel Terus Gempur Lebanon
Rekomendasi
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Berita Terkini
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved