Austria Akan Tutup Masjid 'Radikal' setelah Serangan Teror Wina

Sabtu, 07 November 2020 - 06:48 WIB
loading...
Austria Akan Tutup Masjid...
Para polisi bersenjata di siaga di Schwedenplatz Square di Wina, Austria, saat serangan teror mengguncang beberapa lokasi di kota itu, Senin (2/11/2020). Foto/REUTERS/Lisi Niesner
A A A
WINA - Pemerintah Austria akan memerintahkan penutupan masjid "radikal" setelah serangan teror mengguncang ibu kota negara tersebut, Wina, awal pekan ini. Rencana penutupan masjid itu disampaikan Kementerian Dalam Negeri setempat pada hari Jumat.

Seorang juru bicara kementerian mengatakan rincian lebih lanjut akan segera diberikan pada konferensi pers oleh Menteri Dalam Negeri Karl Nehammer dan Menteri Integrasi Susanne Raab. (Baca: Usai Serangan Teror Wina, Kanselir Kurz Sebut Politik Islam Berbahaya )

Empat orang tewas dalam penembakan pada hari Senin, serangan teror besar pertama di Austria dalam beberapa dekade. Pelaku serangan, Kujtim Fejzulai, 20, telah dibunuh oleh polisi.

Sebuah pernyataan dari Komunitas Agama Islam Austria yang diakui secara resmi oleh pemerintah mengatakan; "Dalam diskusi dengan otoritas terkait, kami akan menutup satu masjid".

Pernyataan itu, seperti dilansir AFP, Sabtu (7/11/2020), mengatakan masjid akan ditutup setelah terungkap informasi bahwa masjid tersebut telah melanggar aturan atas "doktrin agama dan konstitusinya", serta undang-undang nasional yang mengatur lembaga-lembaga Islam. (Baca juga: Giliran Serangan Teror Guncang Wina, Macron Shock dan Ancam Musuh )

Juga pada hari Jumat, Kejaksaan Wina mengatakan kepada AFP bahwa enam dari 16 orang yang ditahan sejak serangan itu telah dibebaskan, dengan sisanya tetap ditahan saat penyelidikan terhadap lingkaran penyerang berlanjut.

Fejzulai yang berkewarganegaraan ganda Austria-Makedonia, sebelumnya telah dihukum karena mencoba bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Penembakan Guncang Masjid...
Penembakan Guncang Masjid Terbesar San Diego AS, 5 Tewas, Termasuk 2 Tersangka
Jet Tempur Austria Berani...
Jet Tempur Austria Berani Cegat Pesawat Mata-mata Militer AS: Haruskah Kami Tembak Jatuh?
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
10 Masjid Terbesar di...
10 Masjid Terbesar di Dunia, Umat Muslim Indonesia Patut Bangga
Israel akan Batasi Akses...
Israel akan Batasi Akses Umat Islam ke Masjid al-Aqsa selama Ramadan
Kisah Utsman bin Affan...
Kisah Utsman bin Affan Merobohkan Masjid Nabawi, Bangun Ulang Menjadi Megah
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Berita Terkini
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Infografis
Israel akan Copot Pengeras...
Israel akan Copot Pengeras Suara untuk Azan di Masjid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved