Saudi Dilaporkan Hapus Beberapa Pembatasan untuk Pekerja Asing

Rabu, 04 November 2020 - 21:43 WIB
loading...
Saudi Dilaporkan Hapus...
Arab Saudi dilaporkan akan menghapus beberapa batasan utama pada pekerja asing dalam perombakan kebijakan ketenagakerjaan yang kontroversial. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Arab Saudi dilaporkan akan menghapus beberapa batasan utama pada pekerja asing dalam perombakan kebijakan ketenagakerjaan yang kontroversial. Ini adalah bagian dari rencana untuk menarik para pekerja dari luar negeri dan meningkatkan mobilitas pasar kerja.

Menurut Sattam Alharbi, Wakil Menteri Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial Saudi, warga non-Saudi tidak lagi membutuhkan izin majikan mereka untuk berganti pekerjaan, bepergian ke luar negeri atau meninggalkan negara secara permanen. ( Baca juga: Maskapai Saudi 'Monopoli' Pemberangkatan Jamaah Umrah Indonesia )

"Laporan "Pelarian" bahwa majikan dapat mengajukan tuntutan terhadap pekerja asing yang berhenti muncul untuk pekerjaan mereka, yang secara efektif menjadikan mereka buronan, akan dihapuskan dan diganti dengan prosedur untuk mengakhiri kontrak mereka," ucapnya.

"Aturan baru akan mulai berlaku pada 14 Maret dan berlaku untuk semua pekerja asing di sektor swasta, terlepas dari tingkat gajinya," sambungnya, seperti dilansir Arab News pada Rabu (4/11/2020).

Perubahan tersebut dapat berdampak dramatis pada pasar tenaga kerja Arab Saudi dan kehidupan 10,5 juta pekerja asing yang merupakan sepertiga dari populasi kerajaan. ( Baca juga: Umrah Dibuka, Berikut Syarat Bisa Berangkat di Tengah Pandemi )

Sistem “kafala” atau “sponsor” saat ini, yang digunakan untuk ekspatriat di negara-negara Teluk Arab selama beberapa dekade, telah dikritik oleh kelompok HAM sebagai bentuk penghambaan kontrak.

Beberapa ekonom berpendapat bahwa sistem itu juga mengakar pada praktik majikan swasta yang mempekerjakan pekerja asing yang lebih murah dan lebih mudah dikendalikan yang menikmati sedikit perlindungan, bahkan ketika pengangguran Saudi meningkat.

“Perubahan ini bukanlah perubahan kecil, ini sangat besar. Pemerintah telah mengerjakan perombakan selama dua tahun. Kami bertujuan untuk mencapai lebih banyak inklusi bagi orang Saudi, menarik bakat, meningkatkan kondisi kerja, membuat pasar tenaga kerja Arab Saudi lebih dinamis dan produktif," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
5 Alasan Trump Ingin...
5 Alasan Trump Ingin Mewujudkan Tatanan Baru dengan Penerapan Perjanjian Abraham kepada Negara Muslim
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
NASA Butuh Pekerja untuk...
NASA Butuh Pekerja untuk Mengurus Kotoran Manusia di Luar Angkasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved