Russia: 2.000 Militan Timur Tengah Bertempur di Nagorno Karabakh

Rabu, 04 November 2020 - 02:03 WIB
loading...
Russia: 2.000 Militan...
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. Foto/Middle East Monitor
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa sekitar 2.000 militan dari Timur Tengah telah ikut bertempur di Nagorno Karabakh . Pertempuran di wilayah sengketa itu adalah pertempuran terburuk dalam konflik antara Armenia dan Azerbaijan dalam lebih dari seperempat abad.

Pernyataan Lavrov muncul ketika pihak yang bertikai saling menuduh atas serangan baru di wilayah tersebut.

"Kami pasti khawatir tentang internasionalisasi konflik Nagorno-Karabakh dan keterlibatan militan dari Timur Tengah," kata Lavrov dalam wawancara dengan harian bisnis Rusia Kommersant.

"Kami telah berulang kali meminta pemain asing untuk menggunakan potensi mereka untuk menghentikan transfer militan, yang jumlahnya di zona konflik mendekati 2.000," imbuhnya seperti dilansir dari Independent, Rabu (4/11/2020).



Lavrov menambahkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mengangkat masalah ini dalam pembicaraan telepon minggu lalu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Lavrov mengatakan bahwa Rusia terus mendorong permusuhan untuk diakhiri, mencatat bahwa mereka sedang mengerjakan serangkaian langkah verifikasi yang diperlukan untuk mencapai gencatan senjata yang abadi, termasuk kemungkinan penempatan pengamat internasional di bawah naungan Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Berita Terkini
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved