Biden Kembali Unggul Dalam Jajak Pendapat Jelang Pilpres AS

Senin, 02 November 2020 - 18:19 WIB
loading...
Biden Kembali Unggul...
oe Biden kembali unggul atas Donald Trump dalam jajak pendapat terbaru yang dilakukan jelang pemilihan presiden Amerika Serikat (AS). Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Joe Biden kembali unggul atas Donald Trump dalam jajak pendapat terbaru yang dilakukan jelang pemilihan presiden Amerika Serikat (AS). Biden unggul 10 poin dalam jajak pendapat yang dilakukan NBC dan Wall Street Journal tersebut.

Dukungan terhadap Biden, menurut jajak pendapat itu, seperti dilansir Xinhua pada Senin (2/11/2020), berada di 52 persen, sementara Trump 42 persen di antara pemilih yang terdaftar nasional. ( Baca juga: Pilpres Amerika Serikat, Investor Lebih Berpihak ke Trump atau Biden? )

Jajak pendapat terakhir ini menemukan fakta bahwa Biden unggul di depan Trump dengan 6 poin, 51 persen hingga 45 persen, di 12 negara bagian medan pertempuran gabungan, yaitu Arizona, Florida, Georgia, Iowa, Maine, Michigan, Minnesota, North Carolina, New Hampshire, Nevada, Pennsylvania, dan Wisconsin.

Biden Kembali Unggul Dalam Jajak Pendapat Jelang Pilpres AS


Dalam jajak pendapat yang dilakukan dari 29 hingga 31 Oktober, juga menunjukkan bahwa Biden memiliki keunggulan atas Trump di antara pemilih kulit hitam, pemilih muda berusia antara 18 dan 34, senior, wanita, kulit putih dengan gelar sarjana dan independen. ( Baca juga: AS Perpanjang Fasilitas GSP, Jadi Peluang bagi UMKM )

Trump, bagaimanapun, mempertahankan keunggulan di antara pemilih kulit putih dan kulit putih tanpa gelar sarjana.Itu juga menemukan angka bahwa 57 persen pemilih tidak setuju dengan penanganan Trump terhadap pandemi Covid-19. Tapi, sekitar 55 persen mengaku puas dengan kebijakan ekonomi Trump.

Jajak pendapat itu dirilis saat kedua kandidat presiden melakukan upaya terakhir untuk mengamankan surat suara di negara bagian yang menjadi medan pertempuran. Biden akan mengunjungi Pennsylvania, sedangkan Trump telah merencanakan kampanye di lima negara bagian, yakni Michigan, Iowa, North Carolina, Georgia dan Florida.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Jadwal Lengkap Piala...
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Diserang AS Lagi, Iran...
Diserang AS Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Tembak 2 Kapal Tanker
Rekomendasi
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Berita Terkini
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved