Pilpres Amerika Serikat, Investor Lebih Berpihak ke Trump atau Biden?

Senin, 02 November 2020 - 11:15 WIB
loading...
A A A
Perubahan itu juga disebabkan janji miliaran dolar investasi pada perekonomian AS, namu Biden tetap berjanji untuk menaikkan pajak dan mengaturnya. “Sejak kemenangan Demokrat adalah negative untuk pasar, tetapi pendekatan konservatif tetap diutamakan,” kata Green. (Baca juga: Dengan Kondisi Sekarang, Habib Rizieq Diimbau Jangan Pulang Dulu)

Stabilitas dan keamanan juga merupakan dua hal yang diinginkan oleh para investor, seperti diungkapkan pemimpin firma konsultasi keuangan Signum Global Advisors. “Orang hanya sudah lelah,” kata Myers kepada NPR. Meskipun pasar saham mencapai rekor tertinggi, tetapi Wall Street tidak menyukai gaya kepemimpinan Trump. ”Sangat sulit untuk membuat keputusan alokasi modal jangka Panjang karena kamu tidak mengetahui apa yang akan dilakukan Gedung Putih,” katanya.

Gelombang biru memang menjadi dilemma bagi investor. Dalam scenario tersebut, Demokrat bisa menguasai Kongres dan Gedung Putih. Nantiny, kebijakan stimulus ekonomi bisa diakselerasikan dengan baik. Apalagi demi pemulihan ekonomi AS, investor juga kini siap menerima kenaikan pajak AS dan pengetatan regulasi. Kebijakan yang masuk akal dan mendinginkan ketegangan dengan China juga akan membutuhkan banyak biaya.

Dukungan Investor ke Kampanye Capres

Wall Street dikenal tidak mau-malu dalam memberikan dukungan bagi partai politik. Donasi kampanye untuk pemilu menjadi agenda rutin para pengusaha. Untuk pertama kalinya dalam satu decade, perusahaan investasi, bank menggali dompet mereka lebih dalam untuk Demokrat dibandingkan Republik. Ini menjadi hal yang masuk akal karena sector finansial menjadi donor terbesar bagi masing-masing kandidat.

Menurut Center for Responsive Politics (CRP), perusahaan finansial telah mendonasikan USD265 juta bagi Demokat sejak awal tahun. Hanya USD100 juta untuk Republik. “Secara tradisional, sector keuanganmemang sumber keuangan bagi Republik,” kata Sarah Rryner, direktur penelitian dan strategi CRP. Namun, kata dia, hal itu berubah saat ini. (Lihat videonya: Kerajinan Tangan Bali yang Kerap Jadi Incaran Wisatawan)

Kenapa hal itu bisa terjadi? Biden sendiri dikenal dalam karier politknya sebagai pelobi untuk institusi keuangan dan perusahaan kartu kredit. “Delaware merupakan lokasi di mana banyak perusahaan Wall Street. Itu menjadikan banyak hubungan dengan Biden dan mereka percaya dengannya,” kta Bryner. Itu menjadikan Trump kerap mengecek sebagai para pendukung Biden dari Wall Street.

Sementara itu, total belanja kampanye pada pemilu presiden 2020 diproyeksikan bisa mencapai USD11 miliar (Rp162 triliun). Itu lebih tinggi 5% dibandingkan belanja kampanye pada pemilu 2016 lalu. Kampanye pemilu federal Amerika Serikat (AS) memang sepenuhnya dibiayai uang swasta. Sebagian besar dana itu disediakan oleh donor orang kaya, komite aksi pemilu dan organisasi yang berkepentingan. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Ibu Hamil dan Balita...
Ibu Hamil dan Balita juga Tidak Terima MBG saat Libur Sekolah
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Berita Terkini
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Infografis
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved