Lebih dari 250.000 Orang Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Eropa

Minggu, 25 Oktober 2020 - 04:04 WIB
loading...
Lebih dari 250.000 Orang...
Pengunjung duduk di teras bar di Lille, Prancis, 16 Oktober 2020. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Eropa menjadi wilayah kedua di dunia setelah Amerika Latin dengan lebih dari 250.000 orang meninggal dunia akibat Covid-19 pada Sabtu (24/10).

Eropa melaporkan infeksi harian 200.000 kasus untuk pertama kali pada Kamis, sama banyaknya dengan negara-negara Eropa Selatan pekan ini dalam kasus harian tertinggi.

“Eropa mencakup hampir 19% kematian global dan sekitar 22% kasus global,” ungkap data Reuters.

Inggris , Italia , Prancis , Rusia , Belgia dan Spanyol mencakup hampir dua per tiga dari sekitar 250.000 korban meninggal yang tercatat hingga sekarang dari total sekitar 8 juta kasus di Eropa.

Inggris yang terbanyak memiliki korban meninggal di Eropa dengan sekitar 45.000 kematian, diikuti Italia, Spanyol, Prancis, dan Rusia. Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson menyatakan Inggris tidak boleh tergantung pada vaksin dan perlu menggunakan langkah lain untuk memperlambat pandemi.

Berdasarkan laporan kematian rata-rata harian selama tujuh hari terakhir, Rusia melaporkan 250 kematian per hari, jumlah korban tertinggi di Eropa, diikuti Inggris dan Prancis dengan masing-masing sekitar 143 kematian.

Prancis menjadi negara ketujuh yang melaporkan lebih dari 1 juta kasus virus korona pada Jumat. Ini telah menjadi salah satu negara yang paling terpukul akibat gelombang kedua Covid-19 dan telah memberlakukan jam malam di sebagian besar negara bagian. (Baca Juga: Iran: Kesepakatan Sudan dan Israel Tercapai dengan ‘Uang Tebusan’)

“Jumlah rata-rata kematian akibat Covid-19 yang dilaporkan setiap hari di Prancis telah meningkat selama 10 hari berturut-turut,” ungkap data Reuters. (Lihat Infografis: Putra Mahkota Saudi Akan Dibunuh Jika Normalisasi dengan Israel)

Spanyol baru-baru ini melewati 1 juta kasus dan melaporkan 136 kematian pada rata-rata tujuh hari terakhir dari kematian yang dilaporkan. Angka kematiannya sekitar 7,38 per 10.000 orang adalah yang tertinggi di Eropa dan tertinggi kedua di dunia setelah Peru. (Lihat Video: Prabowo: Lahan Berkurang, Apa Rakyat Mau Dikasih Makan Beton?)

Kasus virus corona global mencapai sekitar 42,1 juta kasus dan 1,1 juta kematian, menurut penghitungan Reuters.



Otoritas medis telah memperingatkan kemungkinan lonjakan permintaan tempat tidur perawatan intensif karena cuaca yang lebih dingin memaksa lebih banyak orang di dalam ruangan dan infeksi cepat menyebar.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Infografis
Petinju Legendaris George...
Petinju Legendaris George Foreman Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved