Trump Desak Jaksa Agung AS Investigasi Korupsi Keluarga Biden

Rabu, 21 Oktober 2020 - 10:11 WIB
loading...
A A A
Pertemuan itu dikatakan terjadi tak lama setelah Biden diklaim sebelumnya telah menekan para pejabat di Kiev untuk memecat jaksa agung negara yang sedang menyelidiki Burisma terkait tuduhan korupsi.

Joe Biden telah lama menyangkal keterlibatan dalam urusan bisnis putranya di Ukraina, dan kampanyenya secara konsisten mencatat bahwa tidak ada pertemuan yang tercantum dalam jadwal resmi mantan wakil presiden itu selama periode tersebut. (Baca juga: Trump Jamin Transfer Kekuasaan Berlangsung Damai Meski Kalah di Pilpres )

The New York Post merujuk pada dugaan korespondensi email antara Pozharskyi dan Hunter Biden, yang diklaim berasal dari laptop sosok yang disebut terakhir. Keaslian email ini belum dikonfirmasi, tetapi, jika terbukti, akan mempertanyakan klaim Joe Biden sebelumnya.

Ketua Intelijen DPR Adam Schiff berusaha menghubungkan laporan The New York Post dengan upaya "disinformasi" Rusia, sesuatu yang dibantah oleh Direktur Intelijen Nasional AS John Ratcliffe, seorang yang ditunjuk Trump. Trump sendiri menyatakan bahwa tuduhan Schiff "gila".

Menurut komentar Trump, calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden "harus dipenjara" karena dugaan kesalahannya. Presiden AS sebelumnya menyebut keluarga pesaing dalam pemilu presiden itu sebagai "kejahatan terorganisir." (Lihat video: Tingkatkan Hubungan Bilateral, PM Jepang Kunjungi Indonesia )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved