Kekuatan Eropa Kecam Israel Setujui Ribuan Rumah Pemukiman Baru
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 22:06 WIB
loading...
A
A
A
Sesuai hukum internasional, pemukiman itu ilegal. Para pejabat Palestina dan komunitas internasional menganggap pemukiman itu sebagai penghalang utama solusi dua negara.
Persetujuan terbaru menambah jumlah rumah pemukiman baru tahun ini menjadi lebih dari 12.150 unit, menurut grup pemantau pemukiman Peace Now.
“Persetujuan itu menjadikan 2020 sebagai tahun rekor tertinggi dalam jumlah unit rencana pemukiman yang didorong sejak Peace Now mulai mencatat pada 2012,” ungkap pernyataan Peace Now.
Para menlu Eropa mengatakan langkah mendorong lebih banyak pemukiman adalah tindakan kontraproduktif dalam perkembangan positif kesepakatan normalisasi yang tercapai antara Israel, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain. (Baca Juga: PM Palestina: Tuhan Bantu Kami Jika Trump Menang Pemilu)
UEA dan Bahrain pada pertengahan September mengakhiri permusuhan dengan Israel dengan menandatangani kesepakatan normalisasi yang dimediasi Amerika Serikat (AS). (Lihat Infografis: Lepas Pantai Indonesia Akan Dijaga Oleh Senjata Canggih Turki)
Persetujuan terbaru menambah jumlah rumah pemukiman baru tahun ini menjadi lebih dari 12.150 unit, menurut grup pemantau pemukiman Peace Now.
“Persetujuan itu menjadikan 2020 sebagai tahun rekor tertinggi dalam jumlah unit rencana pemukiman yang didorong sejak Peace Now mulai mencatat pada 2012,” ungkap pernyataan Peace Now.
Para menlu Eropa mengatakan langkah mendorong lebih banyak pemukiman adalah tindakan kontraproduktif dalam perkembangan positif kesepakatan normalisasi yang tercapai antara Israel, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain. (Baca Juga: PM Palestina: Tuhan Bantu Kami Jika Trump Menang Pemilu)
UEA dan Bahrain pada pertengahan September mengakhiri permusuhan dengan Israel dengan menandatangani kesepakatan normalisasi yang dimediasi Amerika Serikat (AS). (Lihat Infografis: Lepas Pantai Indonesia Akan Dijaga Oleh Senjata Canggih Turki)
Lihat Juga :