Trump: Gugus Tugas Virus Corona Bekerja Tanpa Batas Waktu

Kamis, 07 Mei 2020 - 01:01 WIB
loading...
Trump: Gugus Tugas Virus...
Presiden AS Donald Trump mengunjungi pabrik masker di Arizona, AS. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan gugus tugas virus corona Gedung Putih akan tetap ada tapi fokus pada perawatan medis dan melonggarkan pembatasan.

Trump menyatakan dia berencana mengurangi gugus tugas dan menggantinya dengan bentuk berbeda saat AS berubah ke tahap baru fokus pada masa setelah wabah.

Dia mengakui ada beberapa orang yang mungkin terkena dampak oleh kebangkitan kembali virus itu.

“Akankah beberapa orang terpengaruh? Ya. Akankan beberapa orang terpengaruh dengan buruk? Ya. Tapi kita harus membuat negara kita terbuka, dan kita harus membuka segera,” kata Trump saat mengunjungi pabrik masker di Arizona. Dia menentang berbagai panduan untuk mengontrol infeksi dengan tidak memakai masker.

Dalam serangkaian tweet, Trump menyatakan, “Karena kesuksesannya, Gugus Tugas akan berlanjut tanpa batas waktu dengan fokus pada Keselamatan dan Membuka Negara Kita Lagi. Kita mungkin menambah atau mengurangi orangnya, sesuai kebutuhan. Gugus Tugas juga akan sangat fokus pada Vaksin dan Terapi.”

Gugus tugas hingga saat ini termasuk para professional yang fokus menangani pandemi, beberapa orang di antaranya menawarkan panduan yang berbeda dengan Trump.

Trump mengatakan, “Kita sekarang melihat sedikit bentuk berbeda dan bentuk itu keamanan dan pembukaan. Dan kami akan memiliki grup berbeda yang mungkin dibentuk untuk itu.”

Trump memuji gugus tugas yang dipimpin Wakil Presiden AS Mike Pence. (Baca Juga: Laporan RIAC: Rusia, Turki, dan Iran Sepakat Singkirkan Presiden Assad)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV Buka Jalan Penyanyi Dangdut Daerah Menuju Panggung Nasional
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Berita Terkini
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved