China: AS Rusak Keamanan dan Stabilitas Teluk Taiwan
Kamis, 15 Oktober 2020 - 18:43 WIB
loading...
A
A
A
"Bagian dari itu adalah memberi mereka kemampuan untuk mendorong kami keluar dari Pasifik Barat, dan memungkinkannya melakukan pendaratan (kapal-kapal) amfibi di Taiwan. Masalahnya adalah pendaratan amfibi sangat sulit," ujar O'Brien, merujuk pada jarak 160 km antara China dan Taiwan dan kurangnya area pendaratan pantai di pulau itu.
"Ini bukan tugas yang mudah, dan ada juga banyak ambiguitas tentang apa yang akan dilakukan AS sebagai respons atas serangan China terhadap Taiwan," lanjut O'Brien, ketika ditanya apa pilihan AS jika China bergerak untuk mencoba menginvasi Taiwan. ( Baca juga: MI5: Rusia dan China Adalah Ancaman Terbesar bagi Inggris )
O'Brien mengacu pada kebijakan lama AS tentang "strategi ambigu" ketika menjawab pertanyaan apakah Amerika akan campur tangan untuk melindungi Taiwan, yang dianggap China sebagai provinsinya dan telah berjanji untuk menyatukannya kembali dengan China daratan, bahkan dengan kekerasan militer jika perlu.
"Ini bukan tugas yang mudah, dan ada juga banyak ambiguitas tentang apa yang akan dilakukan AS sebagai respons atas serangan China terhadap Taiwan," lanjut O'Brien, ketika ditanya apa pilihan AS jika China bergerak untuk mencoba menginvasi Taiwan. ( Baca juga: MI5: Rusia dan China Adalah Ancaman Terbesar bagi Inggris )
O'Brien mengacu pada kebijakan lama AS tentang "strategi ambigu" ketika menjawab pertanyaan apakah Amerika akan campur tangan untuk melindungi Taiwan, yang dianggap China sebagai provinsinya dan telah berjanji untuk menyatukannya kembali dengan China daratan, bahkan dengan kekerasan militer jika perlu.
(esn)
Lihat Juga :