China: AS Rusak Keamanan dan Stabilitas Teluk Taiwan

Kamis, 15 Oktober 2020 - 18:43 WIB
loading...
China: AS Rusak Keamanan...
China mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) secara serius merusak perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - China mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) secara serius merusak perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan . Pernyataan itu menyusul eskalasi baru-baru ini di Selat Taiwan, setelah kapal perusak berpeluru kendali AS, USS Barry melakukan apa yang disebutnya pelayaran rutin di selat Taiwan.

Juru bicara Komando Teater Timur tentara China, Zhang Chunhui mengatakan apa yang dilakukan AS adalah tindakan provokasi, yang hanya akan membahayakan perdamaian dan stabilitas di wilayah tersebut. ( Baca juga: Perdagangan RI dengan AS Cetak Surplus, Namun Defisit Lawan Chin a)

"AS harus menghentikan provokasi di kawasan itu. Jika terus berlanjut, Beijing akan bertekad untuk mempertahankan integritas teritorial negara dan menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan," ucapnya, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (15/10/2020).

Amerika sendiri diketahui memang telah meningkatkan kehadiran militer mereka di wilayah itu, karena mulai waswas dengan China yang bertekad merebut kembali Taiwan dengan kekuatan militer. Washington bahkan mengancam akan mendaratkan kapal-kapal perang amfibi ke pulau tersebut sebagai pembela.

Ancaman Washington itu disampaikan Penasihat Keamanan Nasional AS Robert O'Brien. Dalam sebuah acara di University of Nevada di Las Vegas pekan lalu, O'Brien mengatakan China terlibat dalam penumpukan Angkatan Laut besar-besaran yang mungkin tidak terlihat sejak upaya Jerman untuk bersaing dengan Angkatan Laut Kerajaan Inggris sebelum Perang Dunia Pertama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Tak Hanya Melarang Medsos,...
Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja
Rekomendasi
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved