AS Sesalkan Terpilihnya China dan Rusia sebagai Anggota Dewan HAM PBB
Rabu, 14 Oktober 2020 - 14:57 WIB
loading...
A
A
A
AS mundur dari Dewan HAM PBB tahun 2018 lalu karena menilai badai tersebut bias terhadap Israel dan mendesak negara-negara anggota PBB lainnya untuk segera mengambil tindakan untuk mereformasi badan yang berbasis di Jenewa tersebut.
"Sayangnya, seruan itu tidak dihiraukan dan hari ini Majelis Umum PBB sekali lagi memilih negara-negara dengan catatan HAM yang menjijikkan, termasuk China, Rusia, dan Kuba. Venezuela terpilih pada 2019. Pemungutan suara terbaru ini hanya semakin memvalidasi keputusan AS untuk mundur (dari Dewan HAM)," ujarnya.
Sebelumnya diwartakan, Kuba dan Rusia sukses mendapatkan tempat di Dewan HAM PBB setelah tidak adanya penantang yang cukup kuat di kelompok regional masing-masing.( Baca juga: Norovirus, Virus Baru yang Menghantui Rakyat China )
Sedangkan China menghadapi persaingan yang ketat di kawasan Asia-Pasifik di mana enam negara bersaing untuk mendapatkan lima tempat. China mengamankan tempat terakhir setelah Arab Saudi gagal melewati ambang batas suara yang dibutuhkan.
"Sayangnya, seruan itu tidak dihiraukan dan hari ini Majelis Umum PBB sekali lagi memilih negara-negara dengan catatan HAM yang menjijikkan, termasuk China, Rusia, dan Kuba. Venezuela terpilih pada 2019. Pemungutan suara terbaru ini hanya semakin memvalidasi keputusan AS untuk mundur (dari Dewan HAM)," ujarnya.
Sebelumnya diwartakan, Kuba dan Rusia sukses mendapatkan tempat di Dewan HAM PBB setelah tidak adanya penantang yang cukup kuat di kelompok regional masing-masing.( Baca juga: Norovirus, Virus Baru yang Menghantui Rakyat China )
Sedangkan China menghadapi persaingan yang ketat di kawasan Asia-Pasifik di mana enam negara bersaing untuk mendapatkan lima tempat. China mengamankan tempat terakhir setelah Arab Saudi gagal melewati ambang batas suara yang dibutuhkan.
(esn)
Lihat Juga :