Hizmet: Kolaborasi Sipil Internasional Memajukan Dunia Melalui Pendidikan

Selasa, 13 Oktober 2020 - 23:23 WIB
loading...
A A A
“Mereka mempromosikan nilai-nilai universal, superioritas hukum dan hak asasi manusia bersama dengan kebebasan berkeyakinan, kebebasan beragama dan kebebasan berekspresi," lanjutnya.

Wacana Islam universal Gulen mengabaikan kebutuhan lembaga negara sebagai prasyarat untuk melayani Islam dan kepentingannya.

"Sebaliknya, Islam tidak membutuhkan negara untuk bertahan hidup; Di zaman modern ini, masyarakat sipil dapat secara mandiri mempertahankan Islam meskipun Muslim tidak menjadi mayoritas," ungkap Gulen.

Kelompok konseptual dan ideologis ini membantu menciptakan dan memperluas visi jaringan transnasional Gerakan Hizmet yang telah memasuki arena global dan membuatnya terlibat dalam perspektif komprehensif tentang tantangan sosial-sipil. Karakter transnasionalnya menjadi semakin kokoh ketika Gulen sendiri pindah ke Amerika Serikat dan secara aktif terlibat dalam mempromosikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan dengan menginvestasikan upayanya yang kuat untuk mendorong dialog dan perdamaian.

Sejak saat itu, tema-tema seperti perdamaian, hak asasi manusia, etika, pluralisme, altruisme, rekonsiliasi, dan dialog telah menempati lebih banyak ruang di pusat agenda gerakan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang, dan apresiasi, budaya, sejarah, peradaban dan tradisi.

Tidak seperti banyak gerakan modernis Islam lainnya termasuk Salafisme dan al-Nahdah di Arab, gerakan Aligarh dan Nadwa di India, Gerakan Hizmet bercirikan interaksi dan partisipasi massa di tingkat lokal, nasional, dan transnasional. Interaksi dan partisipasi ini telah menarik ribuan sukarelawan di seluruh dunia dan telah menghasilkan jaringan global dari ribuan lembaga sosial budaya termasuk sekolah, pusat pembinaan, universitas, rumah sakit, pusat dialog, organisasi bantuan, dll.

Jaringan transnasional mereka aktif di global dan lokal. Termasuk jaringan sosial sipil yang telah berlipat ganda, membangun aliansi dengan tokoh sipil nasional dan internasional termasuk lembaga PBB, dan memberikan pengaruh atas pandangan dan tindakan mereka.

“Hizmet adalah gerakan masyarakat sipil transnasional yang mengajak semua orang untuk berkolaborasi demi mencapai cita-cita kerja yang baik bagi kemanusiaan. Gerakan ini bertujuan untuk memfasilitasi lingkungan di mana semua dapat bekerja sama dalam pluralistik, damai, merangkul semangat kebersamaan dan altruisme sukarela, terlepas dari keyakinan tertentu," kata Profesor Anwar Alam.

Gerakan ini tidak hanya bertahan tetapi juga terus berkembang, meskipun rezim Turki terus menerus memusuhinya setelah Gulen menolak permintaan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk membebaskannya dari Check and Balance dalam pemerintahan.(Baca juga: Lagi, Rezim Erdogan Tangkap Massal Pendukung Ulama Fethullah Gulen )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran
Rekomendasi
Ruben Onsu Buka Peluang...
Ruben Onsu Buka Peluang Mediasi dengan Sarwendah di Luar Pengadilan, Demi Anak
Polygon Beri Beasiswa...
Polygon Beri Beasiswa Juara BMX Usia Dini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Berita Terkini
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Infografis
Daftar Top Skor Sementara...
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved