Diduga Langgar Hukum, Ratusan Jamaah Tabligh RI di India Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 06 Mei 2020 - 18:37 WIB
loading...
Diduga Langgar Hukum,...
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menuturkan, ada ratusan jamaah tabligh asal Indonesia di India yang dilaporkan ke polisi, karena diduga melanggar hukum. Foto/Kemlu RI
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menuturkan, ada ratusan jamaah tabligh asal Indonesia di India yang dilaporkan ke polisi, karena diduga melanggar hukum. Kebanyakan dari mereka diduga melanggar peraturan imigrasi dan karantina terkait Covid-19.

Retno menuturkan, total jamaah tabligh Indonesia di India sekitar 727. Hingga kemarin, ucapnya, 276 jamaah tabligh Indonesia di India telah dilaporkan ke polisi karena diduga melakukan sejumlah pelanggaran terhadap peraturan karantina dan imigrasi

"Dari 276, 138 jamaah tabligh Indonesia di India berada di tahanan pengadilan dan sedang menanti proses hukum lebih lanjut," ucap Retno saat menggelar konferensi pers virtual pada Rabu (6/5/2020).

Dia lalu mengatakan, masalah jamaah tabligh Indonesia di India bukan sesuatu yang mudah. Meski demikian, pihaknya telah menaruh perhatian mengenai hal ini sedari awal.

"Presiden Joko Widodo telah membahas masalah ini dengan Perdana Menteri Narendra Modi saat keduanya melakukan pembicaraan telefon dan saya juga turut membahas hal ini saat berbicara dengan Menteri Luar Negeri India," ujarnya.

Dirinya menambahan, perwakilan Indonesia di India terus memantau dengan dekat kondisi semua WNI, termasuk jemaah tabligh, mengintensifkan komunikasi, baik dengan perwakilan jemaah tabligh maupun otoritas India, serta terus menghadirkan layanan konsuler dan hukum bagi mereka yang membutuhkan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Berita Terkini
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Infografis
Dua Skenario HUT ke-79...
Dua Skenario HUT ke-79 RI: Bisa di Jakarta dan IKN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved