Havoc, Senapan Runduk Masa Depan Rusia Berjangkauan Tujuh Kilometer
Selasa, 13 Oktober 2020 - 04:00 WIB
loading...
A
A
A
Ia menjelaskan, kecepatan laju peluru ketika dimuntahkan dari moncong senapan diperkirakan mencapai 4 hingga 5 Mach atau 1,2 – 1.5 kilometer per detik. Salah satu peluru DXL 5 mampu memberikan akurasi sekitar 70 MOA (akurasi sebuah senjata dalam hitungan menit) untuk target sejauh tiga kilometer.
Singkatnya, kemampuan senapan ini memungkinkan penembak amatir dapat mengenai target yang berjarak beberapa kilometer dengan mudah.
“Perhitungan kami menunjukkan bahwa kami mampu menjadikan senapan kami lebih presisi daripada senapan lain dan mencapai 55 MOA untuk target sejauh tiga kilometer. Jika peluru lain bisa memberi kita hasil rata-rata ekstra ini, itu akan luar biasa,” ungkapnya.
Menurut Lobaev, tujuan utama perusahaannya adalah menjadikan DXL-5 sebagai senjata yang nyaman, baik untuk penembak profesional atau pun amatir.
Kepala Insinyur Lobaev Arms, Yuri Sinichkin mengatakan, amunisi DXL-5 melampaui karakteristik peluru penembak jitu paling kuat di dunia, kaliber 12,7 x 99 mm dan 12,7 x 108 mm, yang digunakan untuk melumpuhkan kendaraan lapis baja ringan pada jarak hingga dua kilometer.
Singkatnya, kemampuan senapan ini memungkinkan penembak amatir dapat mengenai target yang berjarak beberapa kilometer dengan mudah.
“Perhitungan kami menunjukkan bahwa kami mampu menjadikan senapan kami lebih presisi daripada senapan lain dan mencapai 55 MOA untuk target sejauh tiga kilometer. Jika peluru lain bisa memberi kita hasil rata-rata ekstra ini, itu akan luar biasa,” ungkapnya.
Menurut Lobaev, tujuan utama perusahaannya adalah menjadikan DXL-5 sebagai senjata yang nyaman, baik untuk penembak profesional atau pun amatir.
Kepala Insinyur Lobaev Arms, Yuri Sinichkin mengatakan, amunisi DXL-5 melampaui karakteristik peluru penembak jitu paling kuat di dunia, kaliber 12,7 x 99 mm dan 12,7 x 108 mm, yang digunakan untuk melumpuhkan kendaraan lapis baja ringan pada jarak hingga dua kilometer.
Lihat Juga :