Embargo Senjata Diperpanjang, Iran Akan Beri Respon Menghancurkan
Rabu, 06 Mei 2020 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo telah berjanji bahwa Washington akan melakukan segala daya untuk memperluas langkah-langkah hukuman yang ditempatkan kepada Teheran.
AS telah menegakkan kebijakan yang disebut tekanan maksimum terhadap Iran sejak 2018 ketika menarik diri dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) atau kesepakatan nuklir.
Pada 2015, Iran menandatangani Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) bersama dengan China, Prancis, Jerman, Rusia, Inggris, AS, Jerman, dan Uni Eropa. Perjanjian itu mengharuskan Iran untuk mengurangi program nuklirnya dan menurunkan cadangan uraniumnya dengan imbalan bantuan sanksi, termasuk mencabut embargo senjata lima tahun setelah kesepakatan di adopsi.
Pada tahun 2018, AS meninggalkan kebijakan perdamaiannya di Iran, menarik diri dari JCPOA dan menghantam industri perminyakan negara itu dengan sanksi.
AS telah menegakkan kebijakan yang disebut tekanan maksimum terhadap Iran sejak 2018 ketika menarik diri dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) atau kesepakatan nuklir.
Pada 2015, Iran menandatangani Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) bersama dengan China, Prancis, Jerman, Rusia, Inggris, AS, Jerman, dan Uni Eropa. Perjanjian itu mengharuskan Iran untuk mengurangi program nuklirnya dan menurunkan cadangan uraniumnya dengan imbalan bantuan sanksi, termasuk mencabut embargo senjata lima tahun setelah kesepakatan di adopsi.
Pada tahun 2018, AS meninggalkan kebijakan perdamaiannya di Iran, menarik diri dari JCPOA dan menghantam industri perminyakan negara itu dengan sanksi.
(ber)
Lihat Juga :