Putin Sebut Pertempuran Nagorno-Karabakh Tragedi, Desak Gencatan Senjata

Rabu, 07 Oktober 2020 - 19:17 WIB
loading...
Putin Sebut Pertempuran...
Putin menyerukan agar pertempuran antara Armenia dan Azerbaijan wilayah Nagorno-Karabakh segera dihentikan dan menyebut pertempuran tersebut adalah sebuah tragedi. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia, Vladimir Putin menyerukan agar pertempuran antara Armenia dan Azerbaijan wilayah Nagorno-Karabakh segera dihentikan. Dia mengatakan pertempuran tersebut adalah sebuah tragedi.

Putin mengatakan, Moskow sangat prihatin dengan perkembangan di daerah tersebut, yang menurut hukum internasional adalah milik Azerbaijan, tetapi dihuni dan diatur oleh etnis Armenia.

"Ini (pertempuran) adalah tragedi. Kami sangat prihatin. Kami berharap konflik ini akan berakhir dalam waktu dekat," ucap Putin dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Rabu (7/10/2020).

Konflik di Nagorno-Karabakh menyebabkan perang 1991 hingga 1994 yang menewaskan sekitar 30 ribu orang. Pertempuran baru sejak 27 September adalah yang paling mematikan dalam lebih dari 25 tahun. ( Lihat grafis: Gertak Rusia dan China, Inggris Memobilisasi HMS Queen Elizabeth )

Rusia, dengan Amerika Serikat (AS)dan Prancis, telah memimpin mediasi dalam konflik tersebut tetapi pihak yang bertikai belum mengindahkan seruan gencatan senjata mereka. Moskow juga memiliki pakta pertahanan dengan Armenia, tempat pasukan dan pesawat tempur Rusia ditempatkan, tetapi kesepakatan itu tidak berlaku untuk Nagorno-Karabakh.

"Permusuhan, yang sangat kami sesali, berlanjut hingga hari ini dan tidak dilakukan di wilayah Armenia. Adapun pemenuhan kewajiban perjanjian Rusia, kami selalu memenuhi, memenuhi dan akan memenuhi kewajiban kam," ungkapnya.

Putin menambahkan bahwa dia terus berhubungan dengan Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan tentang konflik tersebut. ( Baca juga: Rusia: Nagorno-Karabakh Bisa Jadi Basis Militan Serang Erop a)
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Iran Bombardir Kompleks...
Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel
Rekomendasi
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved