Memiliki Efek Mengerikan, Inilah 4 Ranjau Darat Paling Mematikan
Senin, 12 Oktober 2020 - 08:30 WIB
loading...
Di banyak perang, ranjau darat terbukti efektif melumpuhkan musuh. Minimal bisa memperlambat pergerakan musuh. Sejumlah ranjau tercatat sebagai yang paling mematikan di dunia. Ilustrasi/SINDOnews/Titus Jefika Heri Hendarmawan
A
A
A
ALAT utama sistem persenjataan (alutsista) semakin canggih. Baik itu pesawat temput, kapal perang, rudal, hingga senapan. Namun ada alutsista yang sudah sejak dulu kala digunakan dalam perang dan terbukti efektif hingga sekarang.
Ya di banyak pertempuran, ranjau darat terbukti efektif melumpuhkan musuh. Minimal bisa memperlambat pergerakan musuh saat melakukan penyerangan. Sejumlah ranjau tercatat sebagai yang paling mematikan di dunia. Apa saja jenisnya? Berikut daftarnya. (Baca juga: Indonesia Panaskan Perang Drone Militer Masa Depan)
1. Blast Mines
![Memiliki Efek Mengerikan, Inilah 4 Ranjau Darat Paling Mematikan]()
Blast mine adalah yang paling simpel dari semua ranjau darat lainnya. Cara menggunakannya hanya perlu diletakkan di tempat yang ditentukan, lalu tunggu sampai ia dipicu dan akhirnya meledak. (Lihat grafis: 5 Angkatan Udara Paling Canggis di Dunia, Negara Mana Saja?)
Meskipun simpel dan sederhana, tapi blast mine adalah salah satu tanjau paling mematikan. Hal tersebut tak lain karena daya ledaknya yang ekstrem. Ngerinya lagi, ranjau satu ini cukup sensitif. Sedikit pemicu ia bisa meledak.
2. Fragmentation Mines
![Memiliki Efek Mengerikan, Inilah 4 Ranjau Darat Paling Mematikan]()
Berbeda dengan blast mine yang simpel, ranjau satu ini butuh persiapan agak rumit ketika menggunakannya. Mekanismenya adalah dengan memasang semacam tali atau kawat di bagian atas ranjau kemudian mengikatkannya ke sebuah benda, entah tiang atau kayu. (Baca juga: 10 Komandan Militer Terburuk dengan Kekalahan Memalukan)
Jadi, ketika seseorang tak sengaja menyentuh tali tersebut sampai tertarik, maka ranjau satu ini akan terpicu dan meledak sejadi-jadinya. Daya ledaknya sendiri cukup besar dan sangat fatal jika terkena. Meskipun butuh persiapan untuk memasangnya, ranjau satu ini kadang sangat susah untuk dideteksi.
3. Directional Fragmentation Mines
![Memiliki Efek Mengerikan, Inilah 4 Ranjau Darat Paling Mematikan]()
Tipe lain dari ranjau jenis fragmentation adalah directional. Soal mekanisme, ranjau satu ini memiliki kesamaan yakni bisa dipicu dengan jebakan kabel. Tapi, versi terbarunya bisa dikendalikan dengan remote kontrol.
Ya di banyak pertempuran, ranjau darat terbukti efektif melumpuhkan musuh. Minimal bisa memperlambat pergerakan musuh saat melakukan penyerangan. Sejumlah ranjau tercatat sebagai yang paling mematikan di dunia. Apa saja jenisnya? Berikut daftarnya. (Baca juga: Indonesia Panaskan Perang Drone Militer Masa Depan)
1. Blast Mines

Blast mine adalah yang paling simpel dari semua ranjau darat lainnya. Cara menggunakannya hanya perlu diletakkan di tempat yang ditentukan, lalu tunggu sampai ia dipicu dan akhirnya meledak. (Lihat grafis: 5 Angkatan Udara Paling Canggis di Dunia, Negara Mana Saja?)
Meskipun simpel dan sederhana, tapi blast mine adalah salah satu tanjau paling mematikan. Hal tersebut tak lain karena daya ledaknya yang ekstrem. Ngerinya lagi, ranjau satu ini cukup sensitif. Sedikit pemicu ia bisa meledak.
2. Fragmentation Mines

Berbeda dengan blast mine yang simpel, ranjau satu ini butuh persiapan agak rumit ketika menggunakannya. Mekanismenya adalah dengan memasang semacam tali atau kawat di bagian atas ranjau kemudian mengikatkannya ke sebuah benda, entah tiang atau kayu. (Baca juga: 10 Komandan Militer Terburuk dengan Kekalahan Memalukan)
Jadi, ketika seseorang tak sengaja menyentuh tali tersebut sampai tertarik, maka ranjau satu ini akan terpicu dan meledak sejadi-jadinya. Daya ledaknya sendiri cukup besar dan sangat fatal jika terkena. Meskipun butuh persiapan untuk memasangnya, ranjau satu ini kadang sangat susah untuk dideteksi.
3. Directional Fragmentation Mines

Tipe lain dari ranjau jenis fragmentation adalah directional. Soal mekanisme, ranjau satu ini memiliki kesamaan yakni bisa dipicu dengan jebakan kabel. Tapi, versi terbarunya bisa dikendalikan dengan remote kontrol.
Lihat Juga :