Gedung Putih Akui Bahwa Kondisi Trump Sempat Mengkhawatirkan

Minggu, 04 Oktober 2020 - 18:21 WIB
loading...
Gedung Putih Akui Bahwa...
Kepala staf Gedung Putih, Mark Meadows mengatakan kondisi Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump sempat mengkhawatirkan. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Kepala staf Gedung Putih, Mark Meadows mengatakan kondisi Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump sempat mengkhawatirkan. Namun, Meadows mengatakan, saat ini kondisi Trump sudah jauh membaik.

Meadows mengatakan, kesehatan Trump, termasuk penurunan kadar oksigen dalam darah, telah membuat para dokter presiden sangat prihatin. Tetapi, dia mengatakan, bahwa Trump telah membaik dan tidak pernah ada risiko dia harus menyerahkan kekuasaannya kepada orang lain. ( Lihat grafis: Trump Positif Covid-19, Ini Politisi Dunia yang Pernah Terinfeksi Corona )

"Dia membuat kemajuan luar biasa sejak kemarin pagi, ketika saya tahu beberapa dari kami, dokter dan saya, sangat prihatin," kata Meadows, seperti dilansir Channel News Asia pada Minggu (4/10/2020).

"Kemarin pagi, kami sangat prihatin. Dia demam dan kadar oksigen darahnya turun drastis. Namun, tidak pernah ada pertimbangan dan bahkan tidak pernah ada risiko transisi kekuasaan," sambungnya.

Trump sendiri sebelumnya dalam sebuah video yang diunggah di akun Twitternya menuturkan bahwa kondisinya sudah mulai membaik. Meski demikian, dia menyebut masa-masa kritis belum lewat.

Sementara itu, Presiden China, Xi Jinping dilaporkan mengirimkan sebuah pesan kepada Trump. Di mana, dalam pesan tersebut Xi Jinping mendoakan segera pulih dari Covid-19. ( Baca juga: Donald Trump Sampaikan Kondisinya Mulai Membaik Lewat Video )

"Setelah mengetahui bahwa Anda dan Melania terinfeksi Covid-19, istri saya Peng Liyuan dan saya menyampaikan simpati kami dan berharap Anda dan istri Anda cepat sembuh," bunyi pesan Jinping.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Trump Semprot Tuchel:...
Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?
Serangan AS Masuki Hari...
Serangan AS Masuki Hari Kelima, Iran Terus Hantam Pangkalan Militer di Teluk
Trump Tuduh China Intervensi...
Trump Tuduh China Intervensi Pilpres AS 2020 sehingga Kalah dari Joe Biden
Rekomendasi
Meisya Amira Belajar...
Meisya Amira Belajar Bahasa Isyarat demi Peran Tunarungu di Film Juminten Edan
KPK Dorong Perbaikan...
KPK Dorong Perbaikan Sistem Pembiayaan Politik, Termasuk Pembatasan Biaya Kampanye
Sekjen Kemendagri: HUT...
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved