Apa yang Terjadi pada Pilpres AS Jika Capres Meninggal atau Menjadi Tak Mampu?

Sabtu, 03 Oktober 2020 - 12:01 WIB
loading...
A A A
Bagaimana jika seorang pemenang meninggal setelah Electoral College memberikan suara, tetapi sebelum Kongres telah mengesahkan suara?

Setelah pemungutan suara dari Electoral College, Kongres masih harus bersidang pada 6 Januari untuk mengesahkan hasil. Jika seorang calon presiden memenangkan mayoritas suara elektoral dan kemudian meninggal, tidak jelas sepenuhnya bagaimana Kongres akan menyelesaikan situasi tersebut.

Amandemen ke-20 Konstitusi menyebutkan wakil presiden terpilih menjadi presiden jika presiden terpilih meninggal sebelum hari pelantikan. Tapi pertanyaan hukum terbuka apakah seorang kandidat secara resmi menjadi "presiden terpilih" setelah memenangkan suara Electoral College, atau hanya setelah Kongres mengesahkan penghitungan tersebut.

Jika Kongres menolak suara untuk kandidat yang telah meninggal dan karena itu tidak menemukan seorang pun yang memenangkan mayoritas, terserah DPR untuk memilih presiden berikutnya, memilih dari antara tiga peraih suara elektoral teratas.

Setiap delegasi negara bagian mendapat satu suara, yang berarti bahwa meskipun Demokrat memiliki mayoritas, Partai Republik saat ini memegang keunggulan dalam pemilihan kontingen, karena mereka mengontrol 26 dari 50 delegasi negara bagian. Semua 435 kursi DPR akan dipilih pada bulan November, jadi susunan Kongres berikutnya masih belum diketahui.

Tidak ada calon pemenang yang meninggal setelah pemilihan kecuali sebelum pelantikan. Contoh terdekat terjadi pada tahun 1872, ketika Horace Greeley meninggal pada 29 November, beberapa minggu setelah kalah dalam pemilihan presiden dari Ulysses Grant. Ke-66 suara elektoral yang diperoleh Greeley sebagian besar terbagi di antara pasangannya dan kandidat kecil lainnya.

Apa yang terjadi jika seorang presiden terpilih meninggal atau menjadi tidak berdaya setelah Kongres mengesahkan hasilnya?

Di bawah Konstitusi AS, seorang presiden terpilih dilantik pada 20 Januari, Hari Pelantikan, dua minggu setelah Kongres mengesahkan hasilnya. Jika presiden terpilih meninggal, wakil presiden terpilih akan dilantik pada 20 Januari.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Infografis
AS Tak Akan Selamatkan...
AS Tak Akan Selamatkan Sekutu NATO-nya Jika Dibom Nuklir Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved