Adik Kim Jong-un Muncul Lagi, Kunjungi Desa Dilanda Banjir di Korut
Jum'at, 02 Oktober 2020 - 10:33 WIB
loading...
A
A
A
Ketika memuji upaya pemulihan, Kim mengatakan dia merasa menyesal bahwa rumah baru di daerah itu memiliki desain yang monoton. Sebelumnya, media pemerintah menyebut rumah "pemotong kue" sebagai model negeri dongeng sosialis, sebagai upaya mengiklankan upaya rezim Kim Jong-un setelah ribuan rumah dihancurkan oleh banjir.
Komentar Kim adalah kritik resmi terbaru di negara yang dikontrol ketat, di mana pemujaan sosialis menjadi norma.
Dalam beberapa pekan terakhir, media pemerintah mengatakan Pyongyang telah menemukan "kesalahan" dalam upayanya untuk memerangi Covid-19, dan Kim Jong-un menyampaikan permintaan maaf yang jarang terjadi atas pembunuhan seorang pejabat Korea Selatan di perairan lepas pantai barat semenanjung Korea Utara.
Pada hari Jumat, surat kabar partai yang berkuasa; Rodong Sinmun, menampilkan tur Kim Jong-un, menunjukkan garis rumah dengan atap merah serta dinding krem dan putih. (Baca juga: Analis: Kim Jong-un Dukung Trump dalam Pilpres AS dengan Tunda Tes Senjata Nuklir )
"Kim mengatakan bahwa meskipun kecepatan itu penting, dia berharap harmoni artistik dengan lingkungan sekitar dan keragaman telah digabungkan secara tepat," tulis KCNA dalam laporannya.
Komentar Kim adalah kritik resmi terbaru di negara yang dikontrol ketat, di mana pemujaan sosialis menjadi norma.
Dalam beberapa pekan terakhir, media pemerintah mengatakan Pyongyang telah menemukan "kesalahan" dalam upayanya untuk memerangi Covid-19, dan Kim Jong-un menyampaikan permintaan maaf yang jarang terjadi atas pembunuhan seorang pejabat Korea Selatan di perairan lepas pantai barat semenanjung Korea Utara.
Pada hari Jumat, surat kabar partai yang berkuasa; Rodong Sinmun, menampilkan tur Kim Jong-un, menunjukkan garis rumah dengan atap merah serta dinding krem dan putih. (Baca juga: Analis: Kim Jong-un Dukung Trump dalam Pilpres AS dengan Tunda Tes Senjata Nuklir )
"Kim mengatakan bahwa meskipun kecepatan itu penting, dia berharap harmoni artistik dengan lingkungan sekitar dan keragaman telah digabungkan secara tepat," tulis KCNA dalam laporannya.
(min)
Lihat Juga :