Vietnam: Latihan Militer Beijing Ganggu Negosiasi Kode Perilaku di LCS

Kamis, 01 Oktober 2020 - 21:15 WIB
loading...
Vietnam: Latihan Militer...
Vietnam menyatakan latihan militer yang dilakukan oleh Beijing di Laut China Selatan akan mengganggu negosiasi kode perilaku maritim (CoC). Foto/REUTERS
A A A
HANOI - Vietnam menyatakan latihan militer yang dilakukan oleh Beijing di Laut China Selatan akan mengganggu negosiasi kode perilaku maritim (CoC). CoC adalah kesepakatan yang tengah dibahas oleh ASEAN dan China mengenai bagaimana berperilaku di kawasan yang menjadi sengketa sejumlah negara tersebut.

China pada awal pekan ini memulai lima latihan militer secara bersamaan di berbagai bagian pantainya, termasuk dua latihan di dekat Kepulauan Paracel di Laut China Selatan yang juga diklaim oleh Vietnam. ( Baca juga: KRI Usman Harun Tangkap Dua Kapal Ikan Vietnam di Laut Natuna Utara )

"Latihan tersebut dapat mempersulit upaya untuk memulai kembali pembicaraan tentang kode yang telah lama ditunggu antara China dan ASEAN," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam, Le Thi Thu Hang.

"Dimulainya kembali perundingan CoC setelah jeda cukup lama karena pandemi (virus Corona) menjadi prioritas negara-negara ASEAN dan China," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Kamis (1/10/2020).

Vietnam, jelasnya, berbagi prioritas itu dan berharap untuk menyelesaikan CoC dengan cara yang efektif dan komprehensif, sejalan dengan hukum internasional. ( Baca juga: Jadi Negara Adidaya, Presiden Xi Jinping Perkuat Geopolitik China )

Beijing, dalam beberapa bulan terakhir meningkatkan kehadirannya dan mengadakan latihan di Laut China Selatan, pada saat negara-negara lain yang juga mengklaim wilayah itu tengah berjuang melawan wabah virus Corona.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved