Ribuan Orang Dipenjara di Turki Karena Menghina Erdogan

Selasa, 29 September 2020 - 04:30 WIB
loading...
Ribuan Orang Dipenjara...
Ilustrasi
A A A
BAGHDAD - Lebih dari 3.800 orang di Turki dijebloskan ke dalam penjara karena menghina Presiden Recep Tayyip Erdogan pada tahun lalu. Hal itu terungkap dalam laporan yang dirilis Cumhuriyet dan BirGun. Jumlah ini naik 87 persen dibandingkan tahun 2018, dimana 2.046 orang dijatuhi hukuman serupa.

KUHP Turki mengkriminalisasi penghinaan terhadap presiden, dengan pelanggar biasanya menghadapi hukuman penjara hingga empat tahun. Hukuman itu bisa bertambah jika penghinaan terungkap di ruang publik.

(Baca: Kunjungi Turki dan Temui Erdogan, Organisasi HAM Eropa Dikecam )

Karena penangkapan terus meningkat selama empat tahun terakhir, organisasi HAM telah meminta Turki untuk mengakhiri penuntutan atas tindakan menghina presiden dan menuduh pemerintah menggunakan undang-undang tersebut untuk membungkam suara-suara kritis.

"Sistem peradilan Turki di bawah tekanan luar biasa untuk menuntut setiap kritik terhadap Erdogan. Masalah yang paling penting adalah bahwa sistem peradilan tidak lagi independen di Turki - pada dasarnya mengikuti arahan dari istana presiden," ucap Henri Barkey, seorang rekan untuk studi Timur Tengah di Dewan Hubungan Luar Negeri, seperti dilansir Al Arabiya.

Menurut jurnalis Turki yang diasingkan, Bulent Kenes, pemerintah Turki di bawah Erdogan telah menarik garis tipis antara komentar kritis dan penghinaan. Kenes didakwa dan dijatuhi tiga hukuman seumur hidup, ditambah 15 tahun penjara di Turki setelah menulis kolom yang mengkritik Erdogan pada Juli 2016. Namun, dia berhasil lolos dari hukuman dan sekarang tinggal di Eropa.

"Saya menerima sejumlah hukuman penjara sejak 2015, karena diduga menghina Erdogan hanya karena kritik biasa saya terhadapnya. Saya dapat segera menggarisbawahi fakta bahwa sebagian besar kasus yang disebut 'penghinaan' tidak ada hubungannya dengan penghinaan yang nyata," kata Kenes.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Erdogan Dorong Negara...
Erdogan Dorong Negara Muslim Bersatu Beri Pelajaran ke Netanyahu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved