Iran Klaim Drone-nya Deteksi Armada Kapal Induk AS di Selat Hormuz
Jum'at, 25 September 2020 - 02:24 WIB
loading...
A
A
A
"Kapal induk USS Nimitz (CVN 68), bersama dengan USS Princeton (CG 59), USS Philippine Sea (CG 58) dan USS Sterett (DDG 104) melakukan transit reguler melintasi Selat Hormuz ke Teluk Persia pada 18 Sep
Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir, sejak Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan JPOCA yang bertujuan untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir, dengan alasan pelanggaran yang berulang. (Baca juga: Bos Mossad Sebut Arab Saudi Segera Normalisasi dengan Israel )
Amerika Serikat pada hari Senin memberlakukan sanksi baru pada Kementerian Pertahanan Iran dan lainnya yang terlibat dalam program nuklir dan persenjataannya untuk mendukung klaim Amerika bahwa semua sanksi PBB terhadap Teheran sekarang dipulihkan. Namun, langkah AS ditolak oleh sekutu utama Eropa serta Rusia dan China.
Iran mengatakan sanksi baru AS, yang menargetkan 27 entitas Iran dan individu di industri nuklir, rudal dan senjata konvensional, tidak akan berpengaruh dan menuduh Amerika Serikat mencari publisitas.
Sanksi terbaru terhadap negara pengekspor minyak tersebut termasuk keputusan baru yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump yang menargetkan mereka yang membeli atau menjual senjata konvensional Iran.
Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir, sejak Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan JPOCA yang bertujuan untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir, dengan alasan pelanggaran yang berulang. (Baca juga: Bos Mossad Sebut Arab Saudi Segera Normalisasi dengan Israel )
Amerika Serikat pada hari Senin memberlakukan sanksi baru pada Kementerian Pertahanan Iran dan lainnya yang terlibat dalam program nuklir dan persenjataannya untuk mendukung klaim Amerika bahwa semua sanksi PBB terhadap Teheran sekarang dipulihkan. Namun, langkah AS ditolak oleh sekutu utama Eropa serta Rusia dan China.
Iran mengatakan sanksi baru AS, yang menargetkan 27 entitas Iran dan individu di industri nuklir, rudal dan senjata konvensional, tidak akan berpengaruh dan menuduh Amerika Serikat mencari publisitas.
Sanksi terbaru terhadap negara pengekspor minyak tersebut termasuk keputusan baru yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump yang menargetkan mereka yang membeli atau menjual senjata konvensional Iran.
(min)
Lihat Juga :