Arab Saudi Menyumbang Rp149,2 Miliar untuk Perangi Terorisme Nuklir
Jum'at, 25 September 2020 - 00:00 WIB
loading...
A
A
A
Saudi juga mendukung inisiatif positif yang menyerukan penciptaan wilayah geografis yang bebas dari senjata nuklir, dan memperbarui seruannya untuk bekerja dengan komunitas internasional untuk menjadikan zona Timur Tengah yang bebas dari senjata nuklir.
Meski tak menyebut negara manapun dalam perang melawan terorisme nuklir, Pangeran Abdullah memperbarui kekhawatiran Kerajaan Saudi atas eksploitasi perjanjian nuklir Iran, pelanggaran berkelanjutan terhadap perjanjian bernama Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). (Baca juga: Pakar Atom Sebut Iran Mampu Membuat Bom Nuklir dalam 3 Bulan )
Selain itu, dia juga khawatir dengan kegagalan Iran untuk menerapkan perjanjian perlindungan yang disepakati dengan IAEA sesuai dengan Perjanjian Non-Proliferasi (NPT), dan kebutuhan komunitas internasional untuk mengambil sikap tegas terhadap Iran, dan menangani secara serius ekses-eksesnya terkait dengan program nuklirnya.
Meski tak menyebut negara manapun dalam perang melawan terorisme nuklir, Pangeran Abdullah memperbarui kekhawatiran Kerajaan Saudi atas eksploitasi perjanjian nuklir Iran, pelanggaran berkelanjutan terhadap perjanjian bernama Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). (Baca juga: Pakar Atom Sebut Iran Mampu Membuat Bom Nuklir dalam 3 Bulan )
Selain itu, dia juga khawatir dengan kegagalan Iran untuk menerapkan perjanjian perlindungan yang disepakati dengan IAEA sesuai dengan Perjanjian Non-Proliferasi (NPT), dan kebutuhan komunitas internasional untuk mengambil sikap tegas terhadap Iran, dan menangani secara serius ekses-eksesnya terkait dengan program nuklirnya.
(min)
Lihat Juga :