3 Kapal Perang AS Masuk Laut Barents Rusia, Pertama sejak Perang Dingin

Selasa, 05 Mei 2020 - 07:25 WIB
loading...
A A A
"Rusia secara bertahap memperkuat kehadirannya dengan menciptakan unit-unit Arktik baru, merenovasi lapangan terbang dan infrastruktur lama di Kutub Utara, dan membangun pangkalan militer baru di sepanjang garis pantai Kutub Utara," kata Pentagon dalam laporannya tentang Arktik 2019 lalu.

"Ada juga upaya bersama untuk membangun jaringan pertahanan udara dan sistem rudal pantai, radar peringatan dini, pusat penyelamatan, dan berbagai sensor," imbuh lapiran Pentagon.

Akhir bulan lalu, jet tempur NATO mencegat pesawat militer Rusia di daerah itu pada dua kesempatan.

NATO, dalam sebuah pernyataan mengatakan pada Selasa pekan lalu sebuah pesawat peringatan dini serta dua pesawat pembom jarak jauh Tu-22 Rusia dengan pengawalan jet-jet tempur mendekati wilayah udara NATO di lepas pantai Norwegia dan diintersepsi atau cegat oleh jet tempur Norwegia.

Pada hari berikutnya, jet tempur F-16 dan F-35 Norwegia sekali lagi mencegat pesawat-pesawat Rusia, setelah mendekati wilayah udara NATO dekat Norwegia.

Armada Ke-6 Angkatan Laut AS mengonfirmasi bahwa pengerahan tiga kapal perang ke lepas pantai Rusia di Laut Barents ini merupakan yang pertama kali sejak tiga dekade silam."Kapal-kapal Angkatan Laut AS belum beroperasi di (Laut) Barents sejak pertengahan 1980-an," bunyi pernyataan armada tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Detik-Detik Truk yang...
Detik-Detik Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 8 Tewas!
Rekomendasi
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
VAR Batalkan Gol Kroasia...
VAR Batalkan Gol Kroasia atas Portugal, FIFA: Teknologi Canggih Bola Trionda Deteksi Sentuhan Matanovic
Berita Terkini
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved