600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:31 WIB
loading...
600 Eks Pejabat Israel...
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengadakan konferensi pers bersama di Ruang Timur Gedung Putih di Washington, D.C., Amerika Serikat pada 4 Februari 2025. Foto/Celal Güne?/Anadolu Agency
A A A
WASHINGTON - Sekitar 600 mantan pejabat senior Israel telah mengirimkan surat kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjelang pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Mereka mendesak Trump bertindak atas meningkatnya kekerasan pemukim Yahudi terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Menurut surat tersebut, yang diungkapkan media berbahasa Ibrani, para mantan pejabat tersebut memperingatkan tentang apa yang mereka gambarkan sebagai "aktivitas teroris yang dilakukan oleh para pemukim" di Tepi Barat.

Para penandatangan, termasuk mantan pejabat senior dari militer Israel, Mossad, Shin Bet, dan Kementerian Luar Negeri Israel, mengatakan gelombang kekerasan yang meningkat dapat terbukti "lebih merusak" daripada serangan Hamas pada 7 Oktober dan dampaknya.

Surat itu dikirim ke Gedung Putih dan beberapa pejabat AS, termasuk Jared Kushner dan Steve Witkoff.

Para penandatangan mendesak Trump campur tangan secara langsung dan menggunakan pengaruhnya untuk menekan pemerintah Netanyahu agar menghentikan eskalasi tersebut.

“Tidak ada seorang pun selain Anda, Tuan Presiden, yang dapat mencegah bencana ini. Kami berharap Anda akan menggunakan pertemuan Anda mendatang dengan perdana menteri kami untuk menyampaikan pesan yang kuat dan jelas mengenai masalah ini,” bunyi surat itu.

Baca juga: Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
5 Data Ini Perlihatkan...
5 Data Ini Perlihatkan Bagaimana Tarif Impor Terbaru Trump Berdampak ke Ekonomi
Lepas dari China, Uni...
Lepas dari China, Uni Eropa Jadikan India Mitra Kunci Kolaborasi Teknologi
Delegasi AS Walk Out...
Delegasi AS Walk Out saat Dubes Prancis Pidato di Sidang Dewan Keamanan PBB, Ada Apa?
Rekomendasi
KPK Kembali Tahan Tersangka...
KPK Kembali Tahan Tersangka Kasus Dana Hibah Jatim, Kali Ini Anggota DPRD Mahrus Ali
Danantara Ikut Rapat...
Danantara Ikut Rapat KSSK, Purbaya: Hadir Sebagai Undangan, Tak Punya Hak Suara
Cara Summarecon Crown...
Cara Summarecon Crown Gading Bekasi Bangun Gaya Hidup Sehat Bersama Komunitas
Berita Terkini
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved