Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:08 WIB
loading...
A A A
Presiden Trump kemudian harus memutuskan apakah akan menerima kesepakatan yang diusulkan.

3. Mempersiapkan Perang Besar

Sumber-sumber tersebut mengatakan bahwa militer AS sedang mempersiapkan rencana untuk kemungkinan kembali ke operasi tempur besar.

Militer AS masih mempersiapkan rencana untuk kemungkinan kembali ke operasi tempur besar-besaran, tetapi Trump belum memberikan perintah untuk bergerak ke arah itu, kata sumber tersebut.

Gedung Putih tidak menanggapi permintaan komentar.

Padahal, melansir Axios, setiap sore selama dua minggu terakhir, Trump telah menyetujui rencana serangan yang diajukan oleh militer. Serangan tersebut dilakukan dalam beberapa jam.

Pada hari Jumat, Trump menerima rencana serupa tetapi tidak memberikan lampu hijau. Sebaliknya, ia mengarahkan militer untuk tidak melakukan serangan, kata sumber tersebut.

4. Memiliki Strategi yang Lebih Cerdas

Tak lama setelah memberikan arahan pada hari Jumat, Trump mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih bahwa ia memiliki pilihan untuk melanjutkan serangan atau bahkan meningkatkannya, termasuk "menghancurkan semua yang mereka miliki."

Namun ia menjelaskan bahwa menurutnya "strategi yang lebih cerdas" adalah "membuat kesepakatan" dengan Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
DPR Usul Kemenhaj Bentuk...
DPR Usul Kemenhaj Bentuk BLU untuk Kelola Asrama Haji
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Istri Lionel Messi Pasang...
Istri Lionel Messi Pasang Badan Bela Timnas Argentina di Tengah Badai Kritik
Berita Terkini
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Infografis
5 Negara Terancam setelah...
5 Negara Terancam setelah Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved