Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Minggu, 26 Juli 2026 - 11:31 WIB
loading...
Seorang warga negara Kanada keturunan China yang magang di markas militer NATO di Belgia ditangkap atas tuduhan spionase. Foto/Heinen-Doors
A
A
A
BRUSSELS - Seorang wanita Kanada yang magang di markas militer NATO di Belgia telah ditangkap atas tuduhan terlibat spionase. Kantor kejaksaan Belgia menggambarkan wanita tersebut sebagai keturunan China.
Penangkapan tersebut berlangsung pada hari Jumat. "Dia diduga melakukan spionase atas nama negara ketiga dan menjadi anggota organisasi kriminal," kata Kantor Kejaksaan Federal Belgia dalam sebuah pernyataan, seperti dikutup CBC, Minggu (26/7/2026).
Baca Juga: Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Wanita tersebut magang di Markas Besar Tertinggi NATO untuk Pasukan Sekutu Eropa (SHAPE) di kota Mons, Belgia. Kantor kejaksaan menggambarkannya sebagai warga negara Kanada keturunan China, tetapi tidak menyebutkan nama atau memberikan detail lebih lanjut tentang identitasnya.
Kantor itu juga tidak menyebutkan negara ketiga atau organisasi kriminal yang diduga terkait dengannya.
"Karena masalah ini masih dalam penyelidikan, kami belum dapat memberikan komentar spesifik saat ini," kata pihak Keamanan Publik Kanada dalam email kepada CBC.
"Warga Kanada dapat yakin bahwa semua lembaga penegak hukum dan intelijen Pemerintah Kanada mempertahankan hubungan yang kuat dengan lembaga mitra yang membantu menangani aktivitas terkait ancaman seperti yang dijelaskan terkait penangkapan yang dilakukan di Belgia."
SHAPE adalah markas besar militer tertinggi Organisasi Pakta Atlantik Utara, basis Komando Operasi Sekutu yang bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan semua operasi aliansi keamanan transatlantik yang beranggotakan 32 negara.
Menurut Kantor Kejaksaan, wanita tersebut telah menarik perhatian dinas keamanan SHAPE, yang kemudian melaporkannya kepada pejabat intelijen Belgia.
Para penyidik menggeledah rumah tersangka dan tempat kerjanya di SHAPE, dan dia ditangkap pada hari Jumat.
Seorang juru bicara SHAPE mengatakan tidak ada indikasi bahwa kesiapan operasional NATO atau SHAPE, pengaturan komando dan kendali, atau tugas-tugas yang sedang berlangsung telah terpengaruh. "SHAPE terus memenuhi tanggung jawabnya tanpa gangguan," katanya.
Kantor Kejaksaan mengatakan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut karena penyelidikan masih berlangsung.
Penangkapan tersebut berlangsung pada hari Jumat. "Dia diduga melakukan spionase atas nama negara ketiga dan menjadi anggota organisasi kriminal," kata Kantor Kejaksaan Federal Belgia dalam sebuah pernyataan, seperti dikutup CBC, Minggu (26/7/2026).
Baca Juga: Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Wanita tersebut magang di Markas Besar Tertinggi NATO untuk Pasukan Sekutu Eropa (SHAPE) di kota Mons, Belgia. Kantor kejaksaan menggambarkannya sebagai warga negara Kanada keturunan China, tetapi tidak menyebutkan nama atau memberikan detail lebih lanjut tentang identitasnya.
Kantor itu juga tidak menyebutkan negara ketiga atau organisasi kriminal yang diduga terkait dengannya.
"Karena masalah ini masih dalam penyelidikan, kami belum dapat memberikan komentar spesifik saat ini," kata pihak Keamanan Publik Kanada dalam email kepada CBC.
"Warga Kanada dapat yakin bahwa semua lembaga penegak hukum dan intelijen Pemerintah Kanada mempertahankan hubungan yang kuat dengan lembaga mitra yang membantu menangani aktivitas terkait ancaman seperti yang dijelaskan terkait penangkapan yang dilakukan di Belgia."
SHAPE adalah markas besar militer tertinggi Organisasi Pakta Atlantik Utara, basis Komando Operasi Sekutu yang bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan semua operasi aliansi keamanan transatlantik yang beranggotakan 32 negara.
Menurut Kantor Kejaksaan, wanita tersebut telah menarik perhatian dinas keamanan SHAPE, yang kemudian melaporkannya kepada pejabat intelijen Belgia.
Para penyidik menggeledah rumah tersangka dan tempat kerjanya di SHAPE, dan dia ditangkap pada hari Jumat.
Seorang juru bicara SHAPE mengatakan tidak ada indikasi bahwa kesiapan operasional NATO atau SHAPE, pengaturan komando dan kendali, atau tugas-tugas yang sedang berlangsung telah terpengaruh. "SHAPE terus memenuhi tanggung jawabnya tanpa gangguan," katanya.
Kantor Kejaksaan mengatakan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut karena penyelidikan masih berlangsung.
(mas)
Lihat Juga :