Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:26 WIB
loading...
A A A
Pertama kali diadakan di Berlin Barat pada tahun 1979, CSD telah berkembang dari demonstrasi kecil menjadi acara utama dalam kalender budaya dan politik kota. Parade adalah inti dari CSD, tetapi disertai dengan berbagai acara politik, budaya, dan partai yang diadakan di seluruh kota.

Dalam beberapa tahun terakhir, Jerman telah mengalami serangkaian insiden di mana sebuah mobil menabrak kerumunan, menyebabkan kematian.

Pada bulan Mei, seorang pria yang diyakini memiliki masalah kesehatan mental menabrakkan mobilnya ke zona pejalan kaki pusat kota Leipzig di Jerman timur, menewaskan dua orang dan melukai tiga orang lainnya secara serius.

Tahun lalu, dua orang tewas di kota Mannheim di Jerman barat ketika seorang pria berusia 40 tahun yang menurut pihak berwenang memiliki gangguan psikologis menabrakkan mobilnya ke sekelompok pejalan kaki. Beberapa minggu sebelumnya, seorang warga negara Afghanistan yang dicurigai oleh jaksa melakukan serangan serupa pada demonstrasi serikat pekerja di Munich, menewaskan dua orang dan melukai lebih dari 40 orang, termasuk anak-anak.

Pada Desember 2024, beberapa orang tewas dalam serangan penabrakan mobil di pasar Natal di kota Magdeburg di Jerman timur. Pelaku yang dicurigai adalah seorang psikiater asal Arab Saudi dengan riwayat retorika anti-Islam yang telah tinggal di Jerman selama hampir dua dekade.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
Perceraian Abad Ini,...
Perceraian Abad Ini, Taipan Korsel Bayar Harta Gana-Gini Rp11,5 Triliun ke Mantan Istri
Rekomendasi
Generasi Emas Intitute...
Generasi Emas Intitute Ajak Anak Muda Wujudkan Indonesia Emas 2045
Kasus Obesitas Anak...
Kasus Obesitas Anak Meningkat, Dokter Ingatkan Batasan Konsumsi Gula
Minta Maaf ke Presiden,...
Minta Maaf ke Presiden, Febrie Adriansyah Akan Buktikan Kebenaran Sesuai Fakta Hukum
Berita Terkini
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved