Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:53 WIB
loading...
Iran Desak Warga di...
Pasukan IRGC melawan pasukan AS. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyeru warga negara-negara yang menampung pasukan Amerika Serikat untuk menjaga jarak “setidaknya 500 meter” dari bangunan yang diklaim digunakan sebagai “akomodasi rahasia oleh pasukan AS.”

IRGC menuduh para perwira dan personel militer AS “telah meninggalkan pangkalan mereka dan pindah ke bangunan di daerah perkotaan untuk mengarahkan operasi militer.”

Mereka mendesak warga sipil untuk “segera menjaga jarak setidaknya 500 meter” dari lokasi tersebut demi keselamatan mereka.

IRGC juga mengecam Washington menargetkan infrastruktur sipil, termasuk jembatan, dermaga perikanan, kapal, kendaraan, dan jalur kereta api di Iran.

Sementara itu, aktivitas maritim menunjukkan pola yang tidak merata di seluruh titik-titik penting, karena penyeberangan kapal menurun di Selat Hormuz sementara Selat Bab el-Mandeb mengalami peningkatan pergerakan kapal. Perkembangan itu dilaporkan pelacak maritim internasional pada hari Jumat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Penyidikan Kasus Bupati...
Penyidikan Kasus Bupati Rejang Lebong Meluas ke Bengkulu, Ini Alasan KPK
Mendagri Hadiri Pembukaan...
Mendagri Hadiri Pembukaan Piala Presiden, Harap Jadi Hiburan dan Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Ketua Harian DPP Partai...
Ketua Harian DPP Partai Ummat: Harlah PKB Momentum Rekonsiliasi Politik Nasional
Berita Terkini
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Infografis
Ribuan Senjata yang...
Ribuan Senjata yang Disita dari Iran Akan Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved