Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London

Jum'at, 24 Juli 2026 - 20:32 WIB
loading...
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota London Sadiq Khan. Foto/news sky
A A A
LONDON - Wali Kota London Sadiq Khan tegaskan Benjamin Netanyahu adalah pelaku genosida di Gaza. Khan akan melobi pemerintah Inggris untuk menangkap perdana menteri Israel tersebut jika ia berkunjung ke sana.

Awal pekan ini, Zohran Mamdani, wali kota New York, mengatakan Netanyahu adalah penjahat perang dan pemerintah federal AS harus menangkapnya atas nama Pengadilan Kriminal Internasional selama perjalanan yang direncanakan ke Amerika akhir tahun ini.

Wali Kota London ditanya pada hari Kamis oleh Channel 4 News apakah ia akan "mengikuti jejaknya".

"Yah, saya memiliki wewenang yang berbeda dengan wali kota New York," kata Khan. "Tetapi saya percaya genosida sedang dilakukan di Gaza. Saya pikir Netanyahu bertanggung jawab."

Ia menambahkan, "Dan sebagai pelaku genosida, saya pikir dia telah melanggar hukum. Dan saya pikir keadilan harus ditegakkan, dan itu berarti dia harus diadili."

Khan ditanya apakah itu berarti dia akan melobi pemerintah Inggris, yang dipimpin Perdana Menteri baru Andy Burnham, untuk menegakkan surat perintah penangkapan ICC.

“Kabar baiknya adalah, dan ini kabar yang sangat baik, Netanyahu tidak akan datang ke London. Karena jika dia datang, dia akan merasakan dampak penuh dari opini publik. Jika ada bukti dia datang ke London, saya akan melobi perdana menteri untuk memastikan hukum ditegakkan,” tegas dia.

Ketika akhirnya ditanya apakah Netanyahu diterima di London, Khan menyimpulkan, “Orang-orang yang melakukan genosida tidak diterima di London.”

Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya, Yoav Gallant, dikenai surat perintah penangkapan pada November 2024 atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan, yang diduga dilakukan di Gaza sejak Oktober 2023.

Seorang Penjahat Perang


Ini adalah kasus pertama dalam sejarah 24 tahun pengadilan tersebut yang mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk pejabat senior sekutu Barat.

Mamdani mengatakan dalam pidato video pada hari Selasa bahwa ia tidak memiliki wewenang untuk melaksanakan surat perintah penangkapan tersebut tetapi akan mendesak pemerintah federal AS untuk melakukannya.

"Benjamin Netanyahu adalah penjahat perang, arsitek genosida mengerikan terhadap rakyat Palestina," kata Mamdani dalam klip berdurasi dua menit yang telah ditonton hampir 100 juta kali.

"Dia bertanggung jawab atas pembunuhan lebih dari 73.000 orang, atas penganiayaan puluhan ribu anak-anak," kata Mamdani, sebelum menambahkan perdana menteri Israel, yang telah menyerang enam negara sejak 2023, bertanggung jawab atas pembunuhan para pekerja bantuan dan jurnalis.

"Jelas bahwa kita tidak memiliki kewenangan hukum independen untuk menegakkan surat perintah ini. Namun, pemerintah federal memilikinya, dan saya menyerukan kepada mereka untuk bergabung dengan ICC dan melaksanakan surat perintah ini," tambahnya.

Netanyahu diperkirakan akan melakukan perjalanan ke New York pada bulan September untuk Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Semua 125 negara pihak pada Statuta Roma, termasuk semua anggota Uni Eropa, memiliki kewajiban hukum untuk menangkap Netanyahu dan Gallant dan menyerahkan mereka ke pengadilan.

Namun, pengadilan tidak memiliki kewenangan penegakan hukum, dan persidangan tidak dapat dimulai tanpa kehadiran mereka.

AS dan Israel bukan penandatangan Statuta Roma.

Inggris adalah penandatangan dan diharapkan berdasarkan kewajibannya untuk menyerahkan Netanyahu ke pengadilan.

Baca juga: AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Piala Dunia 2026: Netanyahu...
Piala Dunia 2026: Netanyahu Dukung Argentina karena Pro-Israel, tapi Justru Dikalahkan Spanyol
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Israel Diseret ke ICC...
Israel Diseret ke ICC karena Lakukan Genosida dan Apartheid di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved