Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:31 WIB
loading...
A A A
"Mereka akan membayar harga yang sangat mahal untuk hal-hal yang mereka lakukan. Mereka sudah membayar harga yang mahal," kata Rubio, mengklaim infrastruktur industri negara itu sedang "dihancurkan", mengakibatkan kerugian "miliaran" dolar.

Menteri Luar Negeri AS mengatakan Iran "adalah negara yang dijalankan oleh ulama radikal", menyebut mereka "tidak peduli" terhadap masalah ekonomi.

"Mereka menghancurkan negara mereka," katanya, menambahkan, "Iran bisa menjadi negara terkaya di Timur Tengah jika mereka mau."

"Tetapi sebaliknya mereka mengambil uang mereka, dan mereka menggunakannya, dan mereka memberikannya kepada Hizbullah, mereka memberikannya kepada Hamas, mereka memberikannya kepada Houthi. Mereka memberikannya kepada milisi Syiah. Mereka memberikannya kepada terorisme yang disponsori di seluruh dunia."

Rubio mengatakan fokus utama AS adalah "Iran yang telah dinuklirisasi".

"Mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir; Maksudku, bayangkan apa yang akan mereka lakukan pada dunia.”

Ia juga mengomentari situasi di Yaman, mengatakan ia berharap Houthi akan mengurangi ketegangan. “Mereka telah dijebak oleh Iran,” ujar dia.

Menteri Luar Negeri AS juga memberikan komentar tentang kesepakatan nuklir yang baru-baru ini diumumkan dengan Arab Saudi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
BSKDN Kemendagri Perkuat...
BSKDN Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Uncen Dorong Lahirkan Inovasi Daerah
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved