Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:45 WIB
loading...
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Menteri Keamanan Nasional sayap kanan, Itamar Ben-Gvir memasuki Masjid Al-Aqsa. Foto/presstv
A A A
YERUSALEM - Lebih dari 2.300 pemukim illegal Yahudi telah memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa sejak hari raya Yahudi Tisha B’Av dimulai pada Rabu malam (22/7/2026). Serbuan pemukim itu menuai kecaman dari Hamas dan Yordania.

Menurut Departemen Wakaf Islam di Yerusalem, jumlah pemukim Yahudi menjadi lebih dari 2.300 orang yang telah memasuki kompleks tersebut di bawah perlindungan ketat dari pasukan Israel.

Menteri Keamanan Nasional sayap kanan, Itamar Ben-Gvir, juga memasuki kompleks tersebut. Pejabat Palestina mengatakan pasukan Israel memberlakukan pembatasan ketat di gerbang masjid, mencegah sejumlah besar jemaah Palestina masuk, mengusir siswa sekolah, dan menyerang beberapa jemaah Muslim.

Pemerintah Provinsi Yerusalem menggambarkan masuknya Ben-Gvir ke Al-Aqsa sebagai eskalasi berbahaya dan mengatakan hal itu mencerminkan dukungan resmi Israel untuk tindakan yang sebelumnya dikaitkan dengan kelompok ekstremis.

Di bawah pengaturan status quo yang telah lama berlaku di kompleks tersebut – yang dikenal oleh orang Yahudi sebagai Bukit Bait Suci – hanya Muslim yang diizinkan untuk berdoa di sana.

Masjid Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga dalam Islam dan simbol identitas nasional Palestina serta tempat tersuci dalam Yudaisme. Tisha B’Av menandai penghancuran kuil kuno oleh Romawi pada tahun 70 M dan diperingati sebagai hari berkabung Yahudi.

Menurut pemerintah daerah, polisi Israel mengizinkan kelompok pemukim sekitar 150 orang sekaligus masuk ke kompleks tersebut, di mana para peserta mengenakan tefillin, melakukan apa yang digambarkan sebagai "sujud epik" di bagian timur masjid, berdoa dan bernyanyi dengan keras.

Sementara itu, pasukan Israel memberlakukan pembatasan ketat di gerbang masjid dan di seluruh Kota Tua Yerusalem Timur yang diduduki, melarang sebagian besar jemaah Palestina memasuki situs tersebut. Hanya sejumlah kecil yang dapat menghadiri salat subuh, kata pemerintah daerah, sebelum pasukan Israel diduga menyerang beberapa dari mereka.

Yordania mengutuk penyerbuan ke kompleks Masjid Al-Aqsa oleh Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir, bersama dengan lebih dari 2.000 pemukim dan pejabat Israel lainnya.

Juru bicara resmi Kementerian Luar Negeri Yordania, Duta Besar Fouad Majali, memperingatkan tindakan tersebut melanggar status quo historis dan hukum situs tersebut.

Amman mendesak komunitas internasional menekan Israel agar menghentikan apa yang digambarkan sebagai pelanggaran berkelanjutan terhadap situs-situs suci Islam dan Kristen di Yerusalem.

Kecaman serupa datang dari kelompok Palestina Hamas yang memperingatkan, "Tindakan agresi yang terang-terangan ini akan menjadi bumerang bagi pendudukan dan para pemukimnya."

"Rakyat kami dan perlawanan kami tidak akan tinggal diam menghadapi penodaan situs-situs suci kami," kata kelompok itu dalam pernyataan.

Baca juga: Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Infografis
Tentara Israel Serbu...
Tentara Israel Serbu Masjid Bani Saleh dan Bakar Seluruh Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved