Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:05 WIB
loading...
Iran Ungkap Radar AS...
Serangan rudal Iran menghancurkan pangkalan militer AS di Kuwait. Foto/presstv
A A A
TEHERAN - Serangan rudal dan drone terbaru Iran melumpuhkan beberapa sistem radar, komunikasi, dan pertahanan udara Amerika Serikat (AS) di Kuwait. Hal itu diungkap Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran yang mengklaim pangkalan-pangkalan Amerika di seluruh wilayah tersebut telah mengalami "malam gelap."

Dalam serangkaian pernyataan yang disiarkan Press TV pada hari Selasa, IRGC mengatakan pasukannya menargetkan beberapa instalasi militer AS sebagai bagian dari gelombang terbaru Operasi Nasr-2.

Serangan tersebut dilaporkan mengenai radar peringatan dini dan pertahanan rudal, sistem komunikasi dan satelit, baterai pertahanan udara Patriot, dan hanggar yang menampung drone MQ-9. Beberapa UAV juga hancur atau rusak parah, menurut IRGC.

"Para putra pemberani Iran yang perkasa memberikan pukulan telak kepada musuh yang putus asa, sementara malam gelap terus berlanjut bagi sistem radar dan pertahanan udara AS di seluruh wilayah," kata pasukan tersebut.

IRGC menggambarkan serangan tersebut sebagai kampanye penekanan radar yang bertujuan membuka jalan bagi "gelombang yang lebih menentukan dan lebih berat" dari serangan rudal dan serangan pesawat tak berawak terhadap pasukan Amerika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
BSKDN Kemendagri Perkuat...
BSKDN Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Uncen Dorong Lahirkan Inovasi Daerah
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved