Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
Selasa, 21 Juli 2026 - 21:05 WIB
loading...
Militer AS terus melancarkan serangan ke Iran. Foto/anadolu
A
A
A
BAGHDAD - Seorang anggota militer Amerika Serikat tewas dan seorang lainnya terluka di Irak utara pada hari Sabtu saat membuang amunisi yang belum meledak dari drone serang Iran yang jatuh. Kabar itu diungkap Komando Pusat AS (CENTCOM) pada hari Minggu (19/7/2026).
“Seorang anggota militer AS di Irak utara tewas dalam tugas pada 18 Juli selama peledakan terkontrol amunisi yang belum meledak dari drone serang satu arah Iran yang jatuh,” ungkap CENTCOM dalam unggahan di X.
“Seorang anggota militer kedua terluka dan terus menerima perawatan medis untuk cedera ringan,” katanya.
CENTCOM juga memberikan pembaruan tentang serangan rudal balistik dan drone Iran di Yordania pada hari Jumat yang menewaskan dua anggota militer AS dan menyebabkan satu orang lainnya hilang.
Komando tersebut mengatakan sebelumnya telah mengumumkan kematian dua anggota militer dan status hilang dari yang ketiga setelah serangan 17 Juli.
“Setelah pencarian menyeluruh, personel militer AS menemukan sisa-sisa tak dikenal di lokasi tersebut hari ini. Proses pemeriksaan untuk memverifikasi sisa-sisa tersebut sedang berlangsung,” kata CENTCOM.
Pihak berwenang menyatakan mereka menahan informasi tambahan, termasuk identitas orang hilang dan korban tewas, sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga mereka selama proses pemberitahuan.
Baca juga: Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
“Seorang anggota militer AS di Irak utara tewas dalam tugas pada 18 Juli selama peledakan terkontrol amunisi yang belum meledak dari drone serang satu arah Iran yang jatuh,” ungkap CENTCOM dalam unggahan di X.
“Seorang anggota militer kedua terluka dan terus menerima perawatan medis untuk cedera ringan,” katanya.
CENTCOM juga memberikan pembaruan tentang serangan rudal balistik dan drone Iran di Yordania pada hari Jumat yang menewaskan dua anggota militer AS dan menyebabkan satu orang lainnya hilang.
Komando tersebut mengatakan sebelumnya telah mengumumkan kematian dua anggota militer dan status hilang dari yang ketiga setelah serangan 17 Juli.
“Setelah pencarian menyeluruh, personel militer AS menemukan sisa-sisa tak dikenal di lokasi tersebut hari ini. Proses pemeriksaan untuk memverifikasi sisa-sisa tersebut sedang berlangsung,” kata CENTCOM.
Pihak berwenang menyatakan mereka menahan informasi tambahan, termasuk identitas orang hilang dan korban tewas, sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga mereka selama proses pemberitahuan.
Baca juga: Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
(sya)
Lihat Juga :