Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:30 WIB
loading...
A A A
“Dia adalah kandidat yang sangat mewakili keberlanjutan. Dia adalah wakil kepala di Gaza di bawah Sinwar dan telah dekat dengan kepemimpinan senior untuk beberapa waktu,” kata Hugh Lovatt, seorang peneliti kebijakan senior di ECFR. “Meskipun dia digambarkan sebagai garis keras dan dekat dengan Iran, kedua hal itu disertai dengan banyak catatan penting.”

Al-Hayya dianggap sebagai tokoh politik yang pragmatis, yang dapat membimbing Hamas di jalur yang sama seperti yang telah ditempuh sejak gencatan senjata Gaza Oktober 2025, meskipun Israel berulang kali melanggar perjanjian tersebut.

3. Iran Tetap Mengendalikan Hamas

“Tentu ada tokoh-tokoh yang lebih garis keras di dalam kelompok tersebut dan al-Hayya telah membuktikan dirinya sebagai seorang pragmatis selama negosiasi gencatan senjata dengan Israel,” kata Lovatt.

“Demikian pula, dengan Iran, ada pendukung yang lebih vokal di dalam kelompok tersebut dan Hamas selalu menyesuaikan dukungannya dengan situasi.”

“Terletak di antara negara-negara Arab dan Teheran, jadi tidak ada indikasi bahwa Hamas akan berada di bawah kendali Iran.”

Hamas mempertahankan kehadiran administratifnya di Gaza, tempat al-Hayya dikatakan memiliki kedekatan reputasi, meskipun wilayah tersebut hampir sepenuhnya hancur oleh perang Israel dan pembunuhan setidaknya 72.000 warga Palestina.

Meskipun fungsi militer Hamas telah sangat terkuras oleh serangan Israel yang terus-menerus, gerakan tersebut terus mengawasi fungsi sipil dasar, termasuk layanan kesehatan dan operasi penyelamatan darurat di seluruh Jalur Gaza.

“Pengangkatan ini menyampaikan dua pesan penting: pertama, struktur dan proses internal Hamas masih utuh dan berfungsi dengan baik meskipun menghadapi berbagai rintangan, termasuk pembunuhan sebagian besar kepemimpinan politik dan militernya,” kata Khaled al-Hroub, seorang profesor residen di Universitas Northwestern di Qatar. “Kedua, Gaza masih menikmati kekuasaan yang besar.” ikut serta dalam pengambilan keputusan. Ini tidak serta merta berarti politik yang lebih garis keras, tetapi menunjukkan bahwa fokus tetap pada pangkalan Gaza sebagai prioritas.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved