Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:53 WIB
loading...
A A A
AS sebelumnya mengakui bahwa serangan Iran terhadap salah satu fasilitas militernya di Yordania pada hari Jumat menyebabkan dua anggota militer Amerika tewas dan satu hilang, serta beberapa lainnya terluka. Namun, Washington belum mengonfirmasi kerusakan apa pun di Bandara Aqaba atau jumlah korban yang lebih besar yang diklaim oleh Teheran.

Iran berulang kali mengeklaim telah menghancurkan pesawat AS dan peralatan militer lainnya selama serangan terhadap pangkalan di Yordania, sementara media Amerika melaporkan bahwa serangan selama beberapa hari telah mengakibatkan puluhan anggota militer mengalami luka-luka dan merusak beberapa helikopter.

Para pejabat AS yang dikutip oleh New York Times dan Wall Street Journal juga menyuarakan kekhawatiran bahwa rudal Iran semakin efektif dalam menembus pertahanan udara Amerika karena kecepatan dan kemampuan manuvernya.

Sebelum konflik yang kembali memanas, Pentagon dilaporkan memindahkan beberapa pasukan dan pesawat dari Qatar dan Uni Emirat Arab ke Yordania dan Israel, yang dianggap kurang rentan karena jaraknya yang lebih jauh dari Iran.

Teheran telah melakukan serangan rudal dan drone hampir setiap hari terhadap fasilitas militer AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, Qatar, Oman, Irak, dan Suriah sebagai balasan atas perang AS-Israel yang tidak beralasan terhadap Iran, yang kembali berlanjut setelah gencatan senjata sementara runtuh awal bulan ini.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Berita Terkini
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved