Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:49 WIB
loading...
Iran meluncurkan drone dari wilayahnya. Foto/wikipedia
A
A
A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menargetkan jet tempur Amerika Serikat yang ditempatkan di Yordania. Kantor berita Tasnim melaporkan rudal Iran berhasil menghantam pangkalan Al Sulti di Yordania.
Media Arab mengatakan suara ledakan di pangkalan AS di Yordania cukup keras untuk terdengar di Wilayah Pendudukan.
Sementara itu, kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, melaporkan satu rudal menghantam menara kontrol navigasi maritim di Pulau Larak di Iran selatan.
Belum ada detail resmi mengenai luasnya kerusakan yang dirilis oleh otoritas setempat, menurut laporan Tasnim.
Setidaknya tiga orang tewas dalam serangan AS di Hormuzgan, Iran, saat pasukan AS melanjutkan serangan di Iran selatan dan memperluasnya ke wilayah tengah.
Selain itu, dua kapal tanker minyak meledak dan terbakar setelah melewati ladang ranjau di Selat Hormuz, lapor media Iran.
Iran melanjutkan serangan terhadap negara-negara Teluk, termasuk Kuwait, di mana militer mengatakan beberapa personelnya terluka.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk serangan "yang tidak dapat diterima" terhadap infrastruktur sipil di Iran dan tempat lain di Teluk, menurut juru bicaranya.
Citra satelit menunjukkan kerusakan baru di dalam kompleks pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr Iran.
Baca juga: Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Media Arab mengatakan suara ledakan di pangkalan AS di Yordania cukup keras untuk terdengar di Wilayah Pendudukan.
Sementara itu, kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, melaporkan satu rudal menghantam menara kontrol navigasi maritim di Pulau Larak di Iran selatan.
Belum ada detail resmi mengenai luasnya kerusakan yang dirilis oleh otoritas setempat, menurut laporan Tasnim.
Setidaknya tiga orang tewas dalam serangan AS di Hormuzgan, Iran, saat pasukan AS melanjutkan serangan di Iran selatan dan memperluasnya ke wilayah tengah.
Selain itu, dua kapal tanker minyak meledak dan terbakar setelah melewati ladang ranjau di Selat Hormuz, lapor media Iran.
Iran melanjutkan serangan terhadap negara-negara Teluk, termasuk Kuwait, di mana militer mengatakan beberapa personelnya terluka.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk serangan "yang tidak dapat diterima" terhadap infrastruktur sipil di Iran dan tempat lain di Teluk, menurut juru bicaranya.
Citra satelit menunjukkan kerusakan baru di dalam kompleks pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr Iran.
Baca juga: Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
(sya)
Lihat Juga :