Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Selasa, 14 Juli 2026 - 06:54 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Trump mengancam akan menyerang Gunung Pickaxe Iran, kompleks terowongan bawah tanah yang luas yang menurut analis Barat dibangun untuk melindungi bagian-bagian sensitif dari program nuklir Teheran bahkan dari bom penghancur bunker konvensional AS yang paling kuat.
“Kita akan menghancurkan Gunung Pickaxe. Katakan pada Iran untuk bersiap. Beri tahu mereka bahwa kita akan datang, oke? Tidak ada satu pun yang bisa mereka lakukan untuk mencegahnya,” kata Trump kepada Hugh Hewitt.
Dikenal sebagai Kolang Gaz La, lokasi tersebut telah dibangun sejak sekitar tahun 2020 dan terdiri dari beberapa kompleks terowongan yang terkubur dalam di sebuah gunung di selatan Natanz.
“Kita mengawasinya dengan cermat. Kita tidak melihat aktivitas di sana. Mereka tidak baik-baik saja dengan situasi nuklir mereka. Setiap kali kita mendengarnya, kita meledakkannya. Jadi mereka tidak suka membicarakannya. Tapi kita mungkin akan segera menyerang Pickaxe,” kata Trump.
Beberapa ledakan juga dilaporkan terdengar di kota pesisir Konarak di Provinsi Hormozgan, selatan Iran, dengan video tentang serangan tersebut beredar di saluran Telegram lokal.
“Kita akan menghancurkan Gunung Pickaxe. Katakan pada Iran untuk bersiap. Beri tahu mereka bahwa kita akan datang, oke? Tidak ada satu pun yang bisa mereka lakukan untuk mencegahnya,” kata Trump kepada Hugh Hewitt.
Dikenal sebagai Kolang Gaz La, lokasi tersebut telah dibangun sejak sekitar tahun 2020 dan terdiri dari beberapa kompleks terowongan yang terkubur dalam di sebuah gunung di selatan Natanz.
“Kita mengawasinya dengan cermat. Kita tidak melihat aktivitas di sana. Mereka tidak baik-baik saja dengan situasi nuklir mereka. Setiap kali kita mendengarnya, kita meledakkannya. Jadi mereka tidak suka membicarakannya. Tapi kita mungkin akan segera menyerang Pickaxe,” kata Trump.
Beberapa ledakan juga dilaporkan terdengar di kota pesisir Konarak di Provinsi Hormozgan, selatan Iran, dengan video tentang serangan tersebut beredar di saluran Telegram lokal.
(mas)
Lihat Juga :