Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS

Senin, 13 Juli 2026 - 08:00 WIB
loading...
Iran Serang 5 Negara...
Iran akui serang lima negara Arab di Timur Tengah karena menampung pangkalan militer AS. Bagi Teheran, negara-negara Arab target sah untuk serangan balasan. Foto/Mehr News Agency
A A A
TEHERAN - Iran menyatakan alasan menyerang lima negara Arab; Yordania, Kuwait, Qatar, Bahrain, dan Oman, pada hari Minggu adalah karena mereka menampung pangkalan militer Amerika Serikat (AS). Menurut Teheran, negara-negara Arab di Timur Tengah adalah target yang sah untuk serangan balasan Iran.

AS kembali menyerang target-target di Iran pada Senin (13/7/2026) WIB, menandai pengeboman putaran keempat sejak kedua negara menyepakati gencatan senjata.

Baca Juga: Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS

Pada hari Minggu, Iran merespons serangan putaran ketiga AS dengan menembakkan rudal dan drone ke situs-situs militer AS di Yordania, Kuwait, Qatar, Bahrain, dan Oman.

Dalam pernyataan yang dimuat oleh ISNA pada Minggu malam, Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk serangan AS yang "barbar" dan menuduh monarki-monarki Teluk mengubah negara mereka menjadi "arena untuk perang ilegal dan kriminal melawan bangsa Iran."

"Negara-negara tetangga berkewajiban berdasarkan hukum internasional untuk mencegah agresor menggunakan wilayah dan fasilitas mereka untuk melakukan agresi militer terhadap Iran," kata kementerian tersebut.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri semaksimal mungkin. "Hindari tindakan eskalasi lebih lanjut, dan ambil langkah-langkah segera untuk meredakan ketegangan," katanya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menanggapi dengan menyatakan bahwa tindakan Iran dibenarkan.

"Iran tidak 'menyerang'. Serangan Iran terhadap pangkalan dan aset militer AS yang ditempatkan di Teluk Persia selatan merupakan pelaksanaan yang sah dan sesuai hukum dari hak inherennya untuk membela diri berdasarkan hukum internasional," tulisnya di X.

Perang dimulai dengan serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Pertukaran serangan reguler berhenti setelah gencatan senjata pada bulan April, yang mengarah pada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada 17 Juni.

Permusuhan kembali terjadi baru-baru ini karena kedua pihak tidak sepakat mengenai interpretasi MoU dan status Selat Hormuz, yang dinyatakan Iran tertutup untuk pelayaran sebagai tanggapan terhadap serangan AS dan Israel.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Arab Saudi Terbitkan...
Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?
Rekomendasi
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan ke-2 Hari Ini, Roy Suryo Siap Dengarkan Jawaban Polda Metro Jaya
Kebakaran Landa Permukiman...
Kebakaran Landa Permukiman Warga di Pulogadung, 3 Orang Tewas dan 1 Luka
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
Berita Terkini
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved